Sosok Aepdinlan Soroti Istilah Kata Omon-omon di Cimanggu Ngamprah

Sosok Aepdinlan Soroti Istilah Kata Omon-omon di Cimanggu Ngamprah I Teras Media
Ilustrasi
Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bandung Barat – Aepdinlan menyoroti Istilah Omon-omon sempat ramai dibahas di media sosial yang merupakan plesetan ‘omong-omong’ bermakna jangan cuma ngomong doang. Istilah ini sempat ramai pada tahun 2024 ketika pemilihan presiden.

Menurutnya, istilah omon-omon itu bisa jadi memang benar adanya, ada disekitar kehidupan sehari-hari .

“Saya menyimak dan ingat kalimat tersebut dilontarkan pak Prabowo dalam debat capres ketiga di Istora Senayan dalam sebuah tayangan debat pilpres pada 7 Januari 2024 lalu,” ujarnya, Senin (29/8/2025).

Bacaan Lainnya

Ia juga terkadang mengkritik konstruktif. karena, kata Dia, memang dibutuhkan namun harus disertai solusi, bukan menyudutkan, itu kembali pada level pemahaman orangnya,

“Saya juga suka kritik dan dikritik, mengkritik dan menerima kritik balik bagian dari dewasa dalam berpikir dan bersikap sarana bertukar sudut pandang untuk evaluasi.” katanya

Meskipun sudah berganti presiden dari Jokowi ke Prabowo, tambah Aepdinlan, namun yang terdepan melayani masyarakat tetap struktur pemerintahan dibawahnya.

“Misal sebuah pemerintahan ditingkat Desa, RW hingga RT meskipun diperpanjang masa jabatannya atau bahkan sudah berniat menyiapkan untuk dua periode menjadi kepala desa.” tambahnya

Menurutnya, jika bermodalkan program omon-omon, tidak akan mampu mensejahterakan dan menyelesaikan permasalahan di masyarakatnya.

“Kalau pinjam kalimat pak Prabowo, Kalau bener masuk akal saya setuju, kalau omon-omon ya kumaha?, di daerah saya semoga tidak demikian, semoga dijauhkan dari hal-hal yang bersifat omon-omon.” pungkasnya

Pos terkait