Terasmedia.co Jakarta – Pengamat pertahanan, Ario Seno, menyampaikan ucapan selamat kepada Universitas Budi Luhur yang tengah merayakan Dies Natalis ke-47. Ia mengapresiasi kampus tersebut sebagai perguruan tinggi yang memiliki nilai inti (core value) yang kuat dan konsisten.
Ario mengaku mengenal karakter Universitas Budi Luhur dari sejumlah kunjungannya, baik sebagai peserta kegiatan maupun dosen tamu. Menurutnya, nilai-nilai kebudiluhuran yang diusung kampus tersebut bukan sekadar slogan.
“Setiap saya datang ke UBL, saya selalu disuguhi ‘Nilai-Nilai Kebudiluhuran’ yang terpampang di beberapa sudut kampus. Itu benar-benar menjadi pedoman perilaku bagi para mahasiswanya. Sementara itu, di kampus lain belum tentu seperti itu,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti tradisi “Salam Budi Luhur” yang selalu mengawali kegiatan akademik.
“Kemudian setiap saya mengikuti kegiatan, selalu diawali dengan ‘Salam Budi Luhur’ sambil mengangkat tangan kanan. Itu di samping mengingatkan setiap mahasiswa terhadap ‘Nilai-Nilai Kebudiluhuran’, juga menjadi identitas yang membanggakan bagi para mahasiswanya,” tambahnya.
Ario turut mengungkapkan kerinduannya untuk kembali mengajar dan berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Ia pernah beberapa kali mengisi perkuliahan terkait keamanan maritim di Program Studi Hubungan Internasional.
“Dua tahun lalu bahkan saya mengadakan bedah buku saya yang berjudul ‘Cakrawala 19’ di kampus tersebut. Mereka menerima saya dengan baik dan antusias mengikuti kegiatan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga sempat menghadiri Seminar Nasional Komunikasi (Senakom) yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi.
“Jadi setiap ada kegiatan di sana, saya selalu ingin mengikuti.
Setiap diundang saya selalu berusaha datang, dan saya selalu ingin kembali ke sana,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ario juga mengusulkan pembentukan Pusat Studi Keamanan Maritim di lingkungan Program Studi Hubungan Internasional. Menurutnya, pusat studi tersebut tidak hanya akan memfasilitasi minat penelitian mahasiswa, tetapi juga berpotensi meningkatkan reputasi universitas.
“Ini tidak sebatas memfasilitasi mahasiswa yang berminat melakukan penelitian di bidang keamanan maritim, tapi juga akan mengangkat nama Universitas Budi Luhur, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia menutup pernyataannya dengan doa agar Universitas Budi Luhur terus berkembang sebagai pusat pengetahuan.
“Saya berharap Universitas Budi Luhur menjadi power of knowledge yang mampu menanamkan nilai-nilai kebudiluhuran pada masyarakat Indonesia di berbagai bidang ilmu.”
Dyt
Penulis : Dyt













