Direktur P3S Jerry Massie Soroti Pelaporan Meme Bahlil: Tindakan Arogan, Elektabilitas Bisa Terjun Bebas

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur P3S Jerry Massie.

i

Direktur P3S Jerry Massie.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta | Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menyoroti langkah anak buah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang melaporkan sejumlah akun media sosial ke polisi karena menyebarkan meme terkait sang menteri. Menurut Jerry, tindakan tersebut tidak etis dan menunjukkan arogansi pejabat publik.

“Saya kira AMPG mempolisikan puluhan akun yang menyebarkan meme Bahlil itu tidak terlalu etis. Ini justru menunjukkan arogansi pejabat,” ujar Jerry dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/10).

Ia menilai aneh jika pelaporan dilakukan oleh bawahan Bahlil tanpa sepengetahuan atasannya. “Anehnya, anak buahnya yang melapor, sementara Bahlil mengaku tidak tahu-menahu. Apa benar dia tidak tahu atau pura-pura tidak tahu?” sindir Jerry.

Jerry juga menegaskan bahwa dalam konteks hukum dan kebebasan berekspresi, meme yang masih dalam batas wajar seharusnya tidak menjadi persoalan.

“Kalau masih meme yang biasa saja, tidak masalah. Apalagi sekarang, aturan baru Mahkamah Konstitusi menegaskan pejabat publik tidak kebal hukum,” tambahnya.

Lebih jauh, Jerry menyebut langkah pelaporan itu justru bisa berdampak negatif terhadap citra dan elektabilitas Bahlil.

“Kalau memang benar laporan ini buntut dari kekecewaan anak buahnya karena Bahlil masuk ranking satu menteri dengan kinerja terburuk, maka pelaporan ini malah bisa membuat elektabilitasnya terjun bebas,” jelasnya.

Menurutnya, pejabat yang berkinerja buruk wajar menjadi bahan kritik publik. “Kalau kinerja buruk, wajar saja dibuat meme. Coba lihat Menkeu Purbaya, tidak ada gambar aneh-aneh karena kinerjanya baik dan dia dicintai masyarakat,” ungkap Jerry.

Ia menutup pernyataannya dengan sindiran tajam.

“Secara psikologis, kalau pejabat tidak pro rakyat kecil, tidak cinta rakyat kecil, maka mereka akan terus dibully dan diserang. Itu hukum sosial yang tidak bisa dihindari,” pungkas Jerry.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru