Kanwilkumham Jabar Puji Pengawasan Orang Asing di Sukabumi

Teras Media

- Penulis

Senin, 29 Mei 2023 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kakanwil Kemenkumham Jabar), R. Andhika Dwi Prasetya, Senin (29/5/2023)

i

Keterangan foto : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kakanwil Kemenkumham Jabar), R. Andhika Dwi Prasetya, Senin (29/5/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sukabumi – Kantor Imigrasi Sukabumi, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat, melakukan upaya optimalisasi pengawasan orang asing di Wilayah Kabupaten Sukabumi dengan cara meningkatkan sinergitas dan kolaborasi tim pengawasan orang asing.

Imigrasi menggelar rapat di salah satu hotel berbintang di wilayah Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, rapat dilakukan dengan semua unsur Forkopimda, mulai dari Pemerintah Daerah hingga TNI Polri, Senin (29/5/2023).

Dalam Laporannya, Kepala Kantor Imigrasi Sukabumi, Henry Wibowo, mengatakan, rapat dilakukan untuk optimalisasi penguatan koordinasi dan pertukaran informasi dalam rangka pengawasan orang asing.

Diketahui, rapat itu juga dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kakanwil Kemenkumham Jabar), R. Andhika Dwi Prasetya.

Andhika mengapresiasi pengawasan orang asing di Sukabumi karena sinergitas semua pihak.

“Imigrasi tidak akan sanggup melakukan pengawasan orang asing sendiri tanpa dukungan dari unsur-unsur pemerintah daerah, TNI Polri dan instansi terkait lainnya. Saya sangat bangga karena dukungan instansi terkait itu terlihat dengan datangnya bapak, ibu undangan pada kegiatan ini,” ucap Andhika, Senin (29/5/2023)

Sementara itu, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemda Kabupaten Sukabumi, Ade Setiawan, mengatakan, pengawasan orang asing di Kabupaten Sukabumi menjadi berat karena berhadapan langsung dengan lautan lepas.

“Garis pantai Sukabumi yang sangat panjang kurang lebih 170 km langsung berhadapan dengan laut lepas, membuat tantangan dalam pengawasan orang asing menjadi lebih berat,” katanya.

“Namun, warga Sukabumi butuh kunjungan wisatawan asing karena kita punya Geopark Ciletuh,” jelasnya.

Sebab itu, Ade berharap rapat tersebut selain mendapatkan metode yang cocok untuk pengawasan orang asing, juga bisa mendorong peningkatan kunjungan orang asing ke Sukabumi. (Dayat)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Pasang Tiang di Tanah Warga Sembarangan, Fiber Net Dituduh Melawan Hukum
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Minggu, 19 April 2026 - 16:40 WIB

THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan

Minggu, 19 April 2026 - 12:06 WIB

Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar

Berita Terbaru