Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TAMBRAUW PBD – Proyek pembangunan rumah jabatan Kapolres di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, menjadi sorotan. Proyek yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2024 tersebut diduga telah dicairkan 100 persen, namun pekerjaan di lapangan belum sepenuhnya tuntas, Minggu (19/4/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan rumah jabatan Kapolres masih menyisakan pekerjaan, terutama pada pemasangan ventilasi dan jendela yang belum terpasang.

Proyek tersebut merupakan satu kontrak dengan pembangunan rumah jabatan Dandim. Nilai pagu anggaran diduga mencapai Rp2 miliar lebih.

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan perbedaan hasil pekerjaan.Rumah jabatan Dandim dilaporkan telah selesai, sementara rumah jabatan Kapolres masih belum tuntas dan diduga mangkrak.

Dalam pelaksanaannya, diduga Ibu SR sebagai pemegang kontrak sekaligus mengerjakan langsung pembangunan rumah jabatan Kapolres.Sementara itu, pembangunan rumah jabatan Dandim dikerjakan oleh kontraktor lain dalam satu kontrak yang sama.

Perbedaan progres pekerjaan ini memunculkan pertanyaan terkait pelaksanaan kontrak, terlebih anggaran proyek diduga telah dicairkan seluruhnya sementara pekerjaan belum rampung.

Selain itu, terdapat informasi bahwa kontraktor yang mengerjakan rumah jabatan Dandim belum menerima pembayaran, meski pekerjaan telah diselesaikan.

Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara progres pekerjaan dan pencairan anggaran,yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB),Yerri Basri Mak SH MH, menilai persoalan ini perlu mendapat perhatian serius.

“Jika anggaran sudah dicairkan 100 persen sementara pekerjaan belum selesai, maka hal ini patut diperiksa secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.

Guna memperoleh kejelasan, wartawan melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Tambrauw, Meto Yesnat. Ia menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut diarahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yustus Khino.Ia juga menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2024 dirinya belum menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Ibu SR melalui pesan singkat WhatsApp.Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Redaksi masih membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan.

Penulis : Abdullah

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru