Pimpinan Komisi III DPR RI Apresiasi Jaksa Agung Konsisten Jaga Netralitas Pemilu 2024

Teras Media

- Penulis

Jumat, 16 Februari 2024 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari partai NasDem, Ahmad Sahroni, Jumat (16/2/2024)

i

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari partai NasDem, Ahmad Sahroni, Jumat (16/2/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari partai NasDem, Ahmad Sahroni menyebut Jaksa Agung RI, ST. Burhanuddin konsisten menjaga netralitas lembaga yang dipimpinnya Kejaksaan Agung atau Kejagung, pada Pemilu 2024. Menurut dia, penegak hukum memang harus tegas untuk tidak ikut campur dalam urusan pemilu.

“Kejagung ini luar biasa. Mereka jadi salah satu lembaga penegak hukum yang paling jauh dari gosip-gosip atau desas-desus ketidaknetralan,” kata Sahroni melalui keterangan yang diterima redaksi, pada Jumat, 16 Februari 2024.

Politisi Partai Nasdem ini mengapresiasi Jaksa Agung yang melakukan pengawasan secara ketat dan baik kepada anak buahnya di lingkungan Korps Adhyaksa tersebut.

“Komisi III sangat mengapresiasi Pak Jaksa Agung yang sudah secara ketat mengawasi dan mengontrol anak buahnya dengan baik,” ujarnya.

Karena, kata dia, sangat berbahaya jika lembaga penegak hukum ikut campur urusan kontestasi Pemilu 2024. Sebab, lembaga penegak hukum memiliki seperangkat sumber daya dan intelijen yang bisa membuat Pemilu 2024 menjadi tidak adil.

“Bahaya sekali kalau lembaga penegak hukum ikut campur dalam Pemilu 2024. Kewenangan dia punya, sumber daya dia punya, intelijen pun dia punya. Makanya sangat merepotkan dan tidak fair nantinya kalau penegak hukum tidak netral. Tapi untungnya, Kejagung tetap konsisten netral,” tegasnya.

Maka dari itu, Sahroni berharap Kejaksaan Agung tetap mempertahankan konsistensinya menjaga netralitas apabila Pemilu Presiden atau Pilpres 2024 dilaksanakan dua putaran usai 14 Februari nanti.

“Masih ada beberapa hari jelang hari pencoblosan, jangan lengah, tetap pertahankan netralitas. Kalau pemilu ini dua putaran, mohon sikap Kejagung tidak berubah, harus tetap netral,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB