Banten Syndicate Dukung Yandri Susanto, Minta Fokus Lanjutkan Kinerja Positifnya di Kemendes PDT

Teras Media

- Penulis

Selasa, 4 Maret 2025 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Direktur Eksekutif Banten Sindycate M. Syamsul Hidayat, Selasa (4/3/2025)

i

Keterangan foto : Direktur Eksekutif Banten Sindycate M. Syamsul Hidayat, Selasa (4/3/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Direktur Eksekutif Banten Sindycate M. Syamsul Hidayat, Mendukung Yandri Susanto untuk terus melanjutkan kinerja positif nya sebagai Menteri Desa PDT. Menurut Syamsul, Yandri telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa.

‎”Survei The Republic Institute mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Yandri mencapai 75,5%. Itu angka yang tinggi dan menunjukkan masyarakat puas dengan kerja beliau.” kata Syamsul dalam keterangan tertulisnya, Selasa (04/03/2025)

‎Salah satu faktor utama tingginya kepuasan masyarakat terhadap Yandri adalah keberhasilannya dalam melakukan berbagai terobosan untuk kemajuan desa. Selama menjabat, Mendes telah menjalin kerjasama dengan berbagai Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kejaksaan Agung Republik Indonesia, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kerjasama ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel, serta menindak penyalahgunaan dana desa yang merugikan masyarakat.

‎”Mendes Yandri serius dalam mengawasi dana desa agar tidak disalahgunakan. Baru-baru ini, beliau melaporkan oknum kepala desa yang menggunakan dana desa untuk judi online ke Bareskrim Polri. Ini menunjukkan komitmen kuatnya dalam memberantas penyalahgunaan dana desa,” tambah Syamsul.

‎”Yandri serius dalam mengawasi dana desa agar tidak disalahgunakan. Kolaborasinya dengan Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK membuktikan komitmennya untuk menjaga integritas pengelolaan anggaran desa,” imbuhnya.

‎Selain kebijakan-kebijakan progresifnya, Yandri juga dikenal memiliki hubungan emosional yang kuat dengan kepala desa di seluruh Indonesia. Ia sering terjun langsung ke desa-desa, berdialog dengan masyarakat, bahkan menginap di desa-desa terpencil untuk memahami kondisi nyata di lapangan.

‎”Yandri itu bukan tipe pejabat yang hanya duduk di kantor. Beliau turun langsung, berdialog dengan masyarakat, bahkan sering menginap di desa-desa untuk melihat langsung permasalahan di lapangan. Itu yang membuat para kepala desa merasa didengar dan diperhatikan,” kata Syamsul.

‎Menanggapi desakan sejumlah pihak yang meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Yandri dari jabatannya, M. Syamsul Hidayat menilai hal tersebut lebih bernuansa politik dibandingkan evaluasi objektif terhadap kinerjanya.

‎”Desakan itu lebih pada kepentingan kelompok tertentu yang ingin merebut posisi Menteri Desa. Bukan soal kinerja, tapi lebih ke motif politik. Yandri sudah bekerja dengan baik, jadi tidak ada alasan untuk mencopotnya,” tegas Syamsul.

‎Syamsul meminta Yandri Susanto untuk tetap fokus mempertahankan kinerja bagusnya dan tidak menghiraukan polemik yang terjadi.

‎”Yang terpenting sekarang adalah Yandri tetap bekerja seperti biasa, melanjutkan program yang sudah berjalan, dan tidak terpengaruh dengan dinamika politik yang ada. Masyarakat desa butuh kerja nyata, bukan drama politik,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Kumpulan Catatan Pembuktian Persidangan Perdata Perkara CMNP Lawan Hary Tanoe dan MNC, Begini Faktanya
Memaknai Lawatan Presiden ke Rusia, dan Menhan ke US. PROJO : Itu Tanda-tanda Indonesia Akan Besar
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Rabu, 15 April 2026 - 20:38 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Rabu, 15 April 2026 - 19:54 WIB

Kumpulan Catatan Pembuktian Persidangan Perdata Perkara CMNP Lawan Hary Tanoe dan MNC, Begini Faktanya

Berita Terbaru