Program Presiden Dijadikan Milik Pribadi, Rerkrutmen Karyawan MBG Lebak Jadi Sorotan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Ketua Umum LSM GPBB Banten Ifan Febriyanti, Selasa (16/2/2026)

i

Keterangan foto : Ketua Umum LSM GPBB Banten Ifan Febriyanti, Selasa (16/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Pengelolaan dapur SPPG MBG di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, menuai kecaman keras dari masyarakat sekitar dan LSM Gerakan Pemuda Banten Bersatu (GPBB). Beberapa warga di wilayah jantung kota mengeluhkan tidak diterimanya mereka sebagai karyawan padahal tinggal di dekat lokasi, sementara banyak orang dari luar daerah justru mendapatkan pekerjaan.

Hal ini membuat masyarakat merasa kecewa kepada pihak pengelola yang dianggap tidak profesional dalam menjalankan program dari Presiden tersebut.

Ketua Umum LSM GPBB Banten Ifan Febriyanti angkat bicara terkait keluhan yang terus mengalir dari masyarakat. Menurut, Ifan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan kajian mendalam terkait rekrutmen karyawan dapur MBG di beberapa kecamatan, khususnya wilayah jantung kota Kabupaten Lebak.

“Banyak masyarakat yang mengadu kepada kami karena merasa tidak adil – mereka lebih mementingkan orang bawaan daripada warga lokal yang jelas akan mendapatkan dampak langsung dari program ini,” ujarnya kepada redaksi, Selasa (16/2/2026)

Ifan menambahkan, rasa kecewa masyarakat bahkan bertransformasi menjadi cemburu sosial karena pengelola lebih mengutamakan orang luar yang dekat dengan pihak pengelola, sementara warga lokal ditolak dengan alasan yang kurang masuk akal. Ia juga menyoroti kompetensi para pekerja yang diterima.

“Kita perlu melihat apakah juru masak yang bekerja sudah memenuhi standar dan memiliki sertifikat yang sah, begitu juga dengan ahli gizi – apakah mereka memiliki sertifikasi dari pihak berkompeten mengenai kelayakan mereka menjalankan tugas.” ujar Ifan.

Selain masalah rekrutmen, LSM GPBB juga mencurigai bahwa makanan yang disajikan tidak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan negara.

“Kami berjanji akan segera melakukan kajian dan membuka ruang publik bagi masyarakat yang dirugikan oleh pengelolaan dapur SPPG MBG di wilayah Lebak. Kami menghimbau masyarakat untuk melakukan aduan baik melalui email maupun secara langsung datang ke kantor sekretariat kami,” tegas Ifan.

LSM GPBB Banten secara terbuka menyatakan siap menampung dan mengawal aspirasi masyarakat Kabupaten Lebak terkait keluhan yang muncul seputar pengelolaan dan rekrutmen karyawan Dapur SPPG MBG.

Penulis : Rai

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bupati Ciamis Teguhkan Semangat Persatuan pada Peringatan Harkitnas ke- 118
Hari Kebangkitan Nasional, PERISAI Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan ART
PAW Kepala Desa Margajaya Berjalan Aman dan Terkendali
BPN Pandeglang Dirikan Posko Pengaduan dan Penyerahan Sertifikat PTSL 2026
Tradisi Nyurti Kalembur Warnai Milangkala Desa Pusakanagara ke-43
Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:27 WIB

Bupati Ciamis Teguhkan Semangat Persatuan pada Peringatan Harkitnas ke- 118

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:32 WIB

Hari Kebangkitan Nasional, PERISAI Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan ART

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:59 WIB

PAW Kepala Desa Margajaya Berjalan Aman dan Terkendali

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:19 WIB

BPN Pandeglang Dirikan Posko Pengaduan dan Penyerahan Sertifikat PTSL 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:46 WIB

Tradisi Nyurti Kalembur Warnai Milangkala Desa Pusakanagara ke-43

Berita Terbaru