Cerita Septi dari Garut Pulang ke Indonesia, Dibantu Demokrat Jabar dan Kemenlu

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Korban TPPU Septi Surya Rusmana, Rabu (4/3/2026)

i

Keterangan foto : Korban TPPU Septi Surya Rusmana, Rabu (4/3/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Perjalanan panjang yang penuh dengan kesusahan akhirnya menemukan titik terang bagi Septi Surya Rusmana, warga Kampung Cibingbin RT002/002 Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Sebagai korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), ia telah terlantar hampir dua bulan di Kamboja, dengan keinginan yang paling dalam adalah kembali ke tanah air.

Bantuan datang tak terduga melalui Wakil Ketua Komisi I DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Suratto. Melalui upayanya, proses kepulangan Septi difasilitasi dengan penuh perhatian, bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Kamboja.

Dalam rekaman video yang diambil di depan kantor Kedutaan Republik Indonesia untuk Kamboja yang diterima redaksi, wajah Septi terpancar rasa lega dan syukur yang mendalam.

“Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, selamat siang. Perkenalkan saya Septi Surya Rukmana berasal dari Garut Jawa Barat. Sudah lama ingin pulang ke Indonesia. Alhamdulillah, saat ini saya sudah bisa pulang,” ucapnya dengan suara yang sedikit bergetar namun penuh harapan, Rabu (4/3/2026)

Dia tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah membantu. Khususnya kepada Anton Sukartono Suratto yang telah menjadi ujung tombak dalam memfasilitasi dan mengakomodasi segala kebutuhan selama proses kepulangan.

Tak hanya itu, Septi juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI yang telah menangani seluruh proses administrasi serta memberikan pendampingan yang diperlukan, hingga akhirnya ia bisa kembali dengan selamat. Dalam akhir katanya, Septi berdoa dengan tulus untuk semua pihak yang telah memberikan bantuan.

“Semoga segala kebaikan bapak, semua pihak berikan kepada saya dibalas dengan kebaikan lagi. Sekali lagi banyak terima kasih, Demokrat Jawa Barat Pak Anton semoga selalu sehat, lancar segala aktivitasnya,” ujarnya.

“Tak lupa untuk pak Ahmad Bajuri yang telah menyambungkan masalah ini semoga mendapatkan balasan rezeqi yang lebih besar dari Allah Subhanahu wata’ala,” pungkasnya dengan mata yang berkaca-kaca karena emosi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Kumpulan Catatan Pembuktian Persidangan Perdata Perkara CMNP Lawan Hary Tanoe dan MNC, Begini Faktanya
Memaknai Lawatan Presiden ke Rusia, dan Menhan ke US. PROJO : Itu Tanda-tanda Indonesia Akan Besar
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Rabu, 15 April 2026 - 22:30 WIB

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 April 2026 - 20:38 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terbaru

Keterangan foto : Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Senin (13/4/2026)

Headline

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:30 WIB