Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Adde Rosi, Rabu (15/4/2026)

i

Keterangan foto : Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Adde Rosi, Rabu (15/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Dalam sebuah forum strategis yang membahas peran vital statistik bagi kemajuan bangsa, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa, menegaskan bahwa akurasi data adalah syarat mutlak dan fondasi utama yang tidak bisa ditawar sedikitpun dalam setiap proses perumusan kebijakan publik.

Tanpa data yang valid, faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan, kebijakan yang dihasilkan ibarat berjalan di atas tanah yang rapuh, berisiko besar untuk meleset, tidak tepat sasaran, dan bahkan berpotensi merugikan masyarakat luas yang kita layani.

“Sebagai wakil rakyat dan kader Partai Golkar, saya melihat bahwa data bukan sekadar deretan angka yang dingin dan kaku, melainkan ia adalah cerminan nyata dari denyut nadi kehidupan masyarakat. Ia berfungsi layaknya mata yang melihat keadaan dan kompas yang menentukan arah bagi pemerintah. Jika datanya benar, maka arah kebijakan pasti tepat, manfaatnya akan sampai tepat ke tangan rakyat, dan pembangunan bisa berjalan efektif serta efisien,” tegas Adde Rosi dengan penuh keyakinan, Rabu (15/4/2026)

“Namun sebaliknya, jika datanya salah atau tidak valid, maka seluruh langkah strategis yang diambil selanjutnya bisa jadi keliru dan tidak memberikan dampak yang maksimal. Oleh sebab itu, akurasi adalah harga mati yang tidak bisa ditawar sedikitpun,” tambahnya lagi.

Lebih jauh, politisi energik ini menjelaskan bahwa di tengah dinamika perubahan zaman yang begitu cepat dan kompleks, kemampuan untuk menyajikan informasi yang real-time, objektif, dan transparan menjadi sebuah keharusan mutlak.

Setiap angka yang hadir di hadapan publik harus memiliki standar tinggi, independen, dan bebas dari kepentingan tertentu. Karena dari data inilah, nasib serta arah pembangunan bangsa ini ditentukan.

“Kita ingin membawa Indonesia maju dengan pembangunan yang berkelas dan menyentuh hati rakyat. Itu semua tidak akan tercapai jika kita bekerja tanpa panduan yang jelas. Data adalah panduan itu. Maka, mari kita jaga agar setiap angka yang kita gunakan adalah fakta yang bersih, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada negara dan rakyat,” pungkas Adde Rosi penuh semangat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
CBA Soroti Utang PLN Tembus Rp804 T
Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh Tuntas, DPR Tunggu Surpres Presiden
SPPG Langkat: Yayasan dan BGN Sumut Sulit Dihubungi, Korban Kecelakaan Kerja Belum Terima Hak Santunan
Jaksa Agung: Kurban Sarana Pererat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial
Anugerah Komisi Kejaksaan: Kejari Jakpus Terbaik di Kategori Tipe A
Bantah Isu Digelapkan, Kejaksaan Agung Hancurkan Barang Bukti Palsu Milik Jimmy Sutopo
JAM INTEL dan KKP Bersinergi, Pastikan Pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Bebas Hambatan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:14 WIB

CBA Soroti Utang PLN Tembus Rp804 T

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:34 WIB

Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh Tuntas, DPR Tunggu Surpres Presiden

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:23 WIB

SPPG Langkat: Yayasan dan BGN Sumut Sulit Dihubungi, Korban Kecelakaan Kerja Belum Terima Hak Santunan

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:22 WIB

Jaksa Agung: Kurban Sarana Pererat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru

Keterangan foto : Gedung KPK, Jumat (14/4/2023)

Hukum dan Kriminal

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB