Iran Targetkan Kapal Tanker AS di Tengah Ketegangan

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran kian memanas dengan rentetan serangan yang dilancarkan. Iran kini mengklaim telah menyerang kapal tanker milik AS di Teluk Persia.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (7/3/2026), Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall. Mereka menyebut kapal itu aset milik Amerika Serikat.

“Kapal tanker dengan nama dagang ‘Louise P’ berbendera Kepulauan Marshall, salah satu aset Amerika Serikat yang teroris, diserang oleh drone di tengah Teluk Persia,” kata Garda Revolusi dalam situs web mereka, Sepah News.

Sementara, dilansir Aljazeera, militer Israel juga mengklaim telah menghancurkan 16 pesawat milik Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), yang bertugas melaksanakan operasi di luar perbatasan Iran, selama serangan malam hari di Tehran.

Dalam pernyataan resmi, angkatan udara Israel mengatakan telah melancarkan ‘gelombang serangan besar-besaran’ di ibu kota Iran, termasuk serangan terhadap Bandara Mehrabad.

Militer Israel mengklaim bandara tersebut digunakan oleh Pasukan Quds sebagai pusat untuk mentransfer senjata dan uang ke kelompok-kelompok bersenjata di seluruh Timur Tengah, termasuk Hezbollah di Lebanon. Klaim tersebut belum bisa diverifikasi dan hingga kini belum ada komentar dari otoritas Iran.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Detik

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Berita Terbaru