Ledakan Kapal Mussafah 2, DPR Minta Usut Sampai Akhir

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi I DPR RI yang juga merupakan politisi partai Golkar, Dave Laksono, Sabtu (2/12/2023)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi I DPR RI yang juga merupakan politisi partai Golkar, Dave Laksono, Sabtu (2/12/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menyampaikan keprihatinan atas insiden ledakan kapal yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Selat Hormuz. DPR mendorong agar dilakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab kejadian tersebut sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga korban.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia. Kami berharap ada keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan dan kejelasan mengenai penyebab peristiwa ini,” ujar Dave saat diwawancarai Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Insiden itu terjadi ketika kapal tugboat Mussafah 2 mengalami ledakan disertai kebakaran sebelum akhirnya tenggelam di perairan tersebut. Kapal diketahui membawa sejumlah anak buah kapal (ABK), termasuk WNI.

Berdasarkan informasi pemerintah, beberapa WNI berada di atas kapal saat kejadian. Hingga kini tiga WNI masih dalam proses pencarian oleh otoritas setempat, sementara satu WNI dilaporkan selamat dan tengah menjalani perawatan akibat luka bakar di rumah sakit di Oman.

Dave menilai insiden tersebut harus diusut secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Investigasi diperlukan untuk memastikan apakah kejadian dipicu oleh faktor teknis, kesalahan operasional, atau berkaitan dengan situasi keamanan di kawasan tersebut.

“Harus ada penyidikan yang mendalam agar ada ketegasan dan kejelasan mengenai sebab kejadian ini, apakah ini sebuah agresi atau kesalahan. Itu harus dipastikan melalui proses investigasi yang melibatkan semua pihak,” tegas legislator dari Partai Golkar tersebut.

Ia menambahkan, Komisi I DPR RI saat ini masih menunggu perkembangan informasi dari pemerintah serta pihak terkait yang terlibat dalam pencarian dan investigasi. Mengingat lokasi kejadian berada di wilayah dengan dinamika keamanan yang kompleks, proses penanganannya juga melibatkan sejumlah otoritas internasional.

Selain mendorong penyelidikan, Dave juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan bagi WNI yang bekerja di sektor pelayaran internasional, khususnya mereka yang menjadi anak buah kapal di wilayah yang berpotensi rawan konflik.

Menurutnya, komunikasi aktif antara WNI yang bekerja di luar negeri dengan perwakilan Indonesia di berbagai negara sangat penting sebagai langkah mitigasi.

“Kami mendorong para WNI yang menjadi ABK untuk rutin berkomunikasi dengan perwakilan-perwakilan Indonesia di luar negeri agar pergerakan mereka dapat dipantau,” ujarnya.

Dave menilai komunikasi yang intensif dengan perwakilan RI akan memudahkan pemerintah dalam melakukan identifikasi serta penanganan cepat apabila terjadi situasi darurat.

“Jika terjadi sesuatu, pemerintah dapat segera mengetahui posisi mereka dan melakukan langkah penanganan yang diperlukan,” pungkasnya.

Penulis : Jum

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Siap-Siap! Kabupaten Tangerang Rombak Venue Olahraga untuk POPDA 2028
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Kajati Jabar Lantik Kajari Sukabumi, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Komdigi dan DPR Gelar Literasi Digital: Teknologi Kunci Perkuat Ketahanan Pangan
Bubarnya Forum Diskusi di Kampus, GMPK Soroti Kemunduran Budaya Berdemokrasi ​
Jokowi Pakai Jaket PSI, Ancaman Nyata bagi Basis Pemilih PDIP
Pakar Sebut Hal Konyol Jokowi Bajak Kader PDIP
Terbongkar! Klinik Kecantikan Ilegal di Bali Ditutup, Libatkan Tenaga Medis Asing Tanpa Izin
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:21 WIB

Siap-Siap! Kabupaten Tangerang Rombak Venue Olahraga untuk POPDA 2028

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:35 WIB

Kajati Jabar Lantik Kajari Sukabumi, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:40 WIB

Bubarnya Forum Diskusi di Kampus, GMPK Soroti Kemunduran Budaya Berdemokrasi ​

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Jokowi Pakai Jaket PSI, Ancaman Nyata bagi Basis Pemilih PDIP

Berita Terbaru

Keterangan foto : Pengiat Hukum Maruli Rajagukguk, Senin (13/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Pengacara: Penanganan Perkara di Polri Lambat, Rata-Rata 1–5 Tahun

Kamis, 18 Jun 2026 - 00:32 WIB

Megapolitan

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:11 WIB