Komdigi dan DPR Gelar Literasi Digital: Teknologi Kunci Perkuat Ketahanan Pangan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Dave Laksono.

i

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Dave Laksono.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI menggelar Webinar Literasi Digital bertema “Ketahanan Pangan”, Senin (15/6/2026) di Digi Studio, Ciputat Timur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan di tengah kemajuan teknologi dan tantangan zaman.

Webinar menghadirkan narasumber Dave Akbarshah Fikarno Laksono, didampingi dosen dan peneliti Dr. Anton Zulkarnain Sianipar, serta akademisi Hendri Suwarsono. Acara dipandu oleh Wirananda Goemilang dan Azizah, serta dimeriahkan penampilan musik.

Dalam pemaparannya, Dave Akbarshah menegaskan bahwa ketahanan pangan kini bukan hanya soal hasil panen semata, melainkan isu strategis yang menyentuh transformasi digital, perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, hingga ketahanan nasional secara keseluruhan.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi dunia makin besar: kebutuhan pangan terus naik, iklim tak menentu, dan banyak hasil panen terbuang karena sistem distribusi belum optimal. Oleh karena itu, teknologi digital harus dijadikan fondasi baru bagi sektor pertanian Indonesia.

“Teknologi seperti IoT, sensor lahan, irigasi otomatis, hingga pasar daring bisa membuat pertanian lebih presisi, efisien, dan hasilnya meningkat. Ini juga memudahkan pemerintah memantau ketersediaan stok agar kebijakan lebih tepat sasaran,” jelas Dave.

Ia menambahkan, keberhasilan digitalisasi membutuhkan dua syarat utama: infrastruktur internet yang merata hingga desa, serta peningkatan kemampuan petani agar bisa memakai teknologi tersebut.

Sementara itu, Dr. Anton Zulkarnain menyampaikan bahwa literasi digital berperan penting membantu petani mengakses informasi, menerapkan smart farming, hingga mengelola kebutuhan pangan keluarga secara lebih cerdas.

Hendri Suwarsono melengkapi, bahwa ketahanan pangan sejati bukan hanya soal banyaknya stok, tapi juga apakah pangan itu terjangkau, aman, dan bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia mengingatkan masih ada tantangan seperti fluktuasi harga, kerentanan petani, dan ketergantungan impor yang perlu diselesaikan bersama.

Melalui kegiatan ini, Komdigi dan Komisi I DPR berharap ketahanan pangan dipahami sebagai tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan bisa mewujudkan sistem pangan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan demi mencapai kedaulatan pangan nasional.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN
Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Berita Terbaru