Iran Pastikan Tak Ada Dialog Damai dengan AS di Tengah Ketegangan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pemerintah Iran menegaskan tidak ada proses negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini sekaligus membantah berbagai laporan yang menyebut adanya pembicaraan antara kedua negara.

Mengutip laporan Anadolu Agency, Selasa (24/3/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir memang ada pesan yang disampaikan melalui negara-negara sahabat. Pesan tersebut disebut berasal dari pihak AS yang menginginkan adanya negosiasi untuk mengakhiri konflik.

Namun demikian, Baghaei menegaskan bahwa Iran hanya merespons sesuai dengan prinsip dan kebijakan yang selama ini dipegang teguh oleh pemerintahnya.

Ia juga memperingatkan bahwa setiap serangan yang menargetkan infrastruktur vital Iran, khususnya fasilitas energi, akan memicu konsekuensi serius. Menurutnya, angkatan bersenjata Iran siap memberikan respons yang tegas, cepat, dan efektif terhadap ancaman tersebut.

Lebih lanjut, Baghaei membantah adanya dialog atau negosiasi apa pun dengan AS selama 24 hari terakhir sejak pecahnya konflik yang ia sebut sebagai “perang yang dipaksakan”.

Selain itu, ia menegaskan bahwa sikap Iran terkait Selat Hormuz serta syarat-syarat untuk mengakhiri konflik tidak mengalami perubahan hingga saat ini.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Berita Terbaru