Adde Rosi Bersama BRIN Bangun Kesadaran Pentingnya Kesehatan Mental di Lebak

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa, Selasa (5/4/2026)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa, Selasa (5/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa, menyoroti urgensi perhatian lebih terhadap kesehatan mental anak dan remaja. Isu ini dinilai merupakan bagian krusial yang harus menjadi perhatian utama dalam sistem pendidikan nasional Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan riset dan edukasi kesehatan mental yang merupakan hasil kolaborasi antara Komisi X DPR RI dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Acara berlangsung di Aula Hotel Maris Rangkasbitung, Selasa (5/5/2026).

Adde Rosi menuturkan, tantangan di dunia pendidikan masa kini tidak lagi semata-mata berpacu pada nilai akademis semata. Kondisi kejiwaan peserta didik juga menjadi sorotan penting. Berbagai faktor seperti beban belajar yang berat, dinamika keluarga yang kurang harmonis, hingga pengaruh lingkungan pergaulan berpotensi memicu gangguan mental.

“Kesehatan mental adalah pondasi utama dalam proses belajar mengajar. Tidak ada artinya prestasi yang tinggi jika tidak didukung oleh jiwa yang sehat. Maka dari itu, deteksi sejak dini dan pendampingan yang tepat menjadi kunci,” tegas politisi Golkar tersebut.

Banyak Kasus Tertutup, BRIN Soroti Keterbatasan Data

Dalam kegiatan ini, berbagai elemen pendidikan dilibatkan, mulai dari jenjang PAUD, sekolah formal, hingga perguruan tinggi. Mereka diberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis gangguan psikologis, cara mengenali gejala awal, hingga metode penanganan yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan riset.

Narasumber dari BRIN, Sri Idaiani, memaparkan bahwa persoalan kesehatan mental sering kali menjadi “masalah sunyi”. Banyak kasus yang sebenarnya terjadi namun sulit tercatat secara akurat karena faktor ketakutan.

“Kasus kekerasan, termasuk kekerasan seksual dan upaya bunuh diri, sering kali tertutup rapat. Korban maupun keluarga cenderung merahasiakannya demi menjaga identitas. Akibatnya, data yang ada belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil di masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jauh, Sri Idaiani menambahkan bahwa tekanan sekolah, kondisi mental orang tua, serta keterbatasan ekonomi turut berpengaruh besar. Oleh sebab itu, solusinya tidak bisa parsial, melainkan membutuhkan peran aktif semua pihak serta kebijakan yang berlandaskan data riset yang valid.

Harapan Lahirkan SDM Unggul

Di akhir kegiatan, Adde Rosi menyampaikan harapannya agar momen ini dapat membangkitkan kesadaran kolektif. Sinergi antara keluarga, institusi pendidikan, dan pemerintah harus terus diperkuat.

“Kita ingin bersama-sama menjaga keseimbangan jiwa generasi muda. Upaya ini adalah langkah nyata untuk mencetak sumber daya manusia Indonesia yang tidak hanya cerdas secara otak, tetapi juga tangguh secara mental,” pungkasnya.

Penulis : Jum

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Respons Gejolak IHSG, Kejaksaan Agung Perkuat Peran Denda Damai dan Sinergi Lembaga
Kunjungan BGN ke Korban SPPG Langkat Disebut Hanya Simbolis, Belum Ada Tindakan Nyata
Jembatan Harapan di Selatan Pandeglang: TNI dan Rakyat Putus Keterisolasian
Slogan Bahagia, Tokoh Serang Sebut Rakyat Masih Tercekik Sampah dan Kemiskinan
Penggiat Hukum: Jangan PHK Pekerja Sebelum Hukum Pasti
BaraNusa Minta Teddy Lepas TNI atau Kursi Seskab
BBM Meroket, MataHukum Desak Bahlil Lahadalia Mundur dari Kursi Menteri
Ironi Kebijakan: Outsourcing Tak Hilang, Hanya Dirapikan Administrasinya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:26 WIB

Respons Gejolak IHSG, Kejaksaan Agung Perkuat Peran Denda Damai dan Sinergi Lembaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:53 WIB

Adde Rosi Bersama BRIN Bangun Kesadaran Pentingnya Kesehatan Mental di Lebak

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:17 WIB

Kunjungan BGN ke Korban SPPG Langkat Disebut Hanya Simbolis, Belum Ada Tindakan Nyata

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:47 WIB

Jembatan Harapan di Selatan Pandeglang: TNI dan Rakyat Putus Keterisolasian

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:13 WIB

Penggiat Hukum: Jangan PHK Pekerja Sebelum Hukum Pasti

Berita Terbaru