BaraNusa Minta Teddy Lepas TNI atau Kursi Seskab

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Sekertaris Kabinet RI Letkol Teddy Indra Wijaya, Selasa (5/4/2026)

i

Keterangan foto : Sekertaris Kabinet RI Letkol Teddy Indra Wijaya, Selasa (5/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, kembali melontarkan kritik pedas terkait status rangkap yang diemban oleh Teddy Indra Wijaya. Menurutnya, menjadi prajurit TNI aktif namun sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Kabinet adalah hal yang kurang etis dan tidak sesuai dengan semangat reformasi serta supremasi sipil.

Adi menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

“Jangan serakah memegang dua jabatan sekaligus. Negara ini bukan milik pribadi. Teddy harus tegas memilih: mundur dari TNI atau lepas saja kursi Sekretaris Kabinet,” ujar Adi dengan santai namun tegas.

Ia pun mencontohkan langkah yang diambil oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang memilih mundur dari TNI sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan. Itu, menurutnya, adalah contoh sikap yang sportif dan menghargai profesionalisme institusi.

“Kalau ingin tetap jadi tentara, ya fokus jalankan tugas militer dengan baik. Tapi kalau mau duduk di jabatan sipil yang strategis, ya lepaskan dulu atribut militernya. Jangan main di dua kaki sekaligus, kan nggak enak dilihatnya,” tambahnya.

Desak Audit Kekayaan, LHKPN Melonjak Drastis

Tidak soal jabatan saja, Adi juga menyoroti soal harta kekayaan. Ia mendesak KPK dan BPK untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap aset Teddy Indra Wijaya.

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat kenaikan yang cukup signifikan.

“Dari catatan kami, LHKPN-nya melonjak tajam, dari sekitar Rp4,7 miliar jadi Rp20,1 miliar selama masa jabatannya. Ini kan angka yang lumayan besar, harusnya bisa dijelaskan dengan jelas dan transparan ke publik,” ungkapnya.

Adi juga menyinggung soal gaya hidup yang dinilai terlalu mewah, termasuk kabar perayaan ulang tahun di hotel berbintang luar biasa yang terkesan kurang peka dengan kondisi ekonomi rakyat saat ini.

“Makanya kami minta diaudit tuntas. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Minta MBG dan Kopdes Merah Putih Juga Diperiksa

Lebih jauh, BaraNusa juga meminta agar program-program besar pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kopdes Merah Putih turut diaudit secara menyeluruh.

“Jangan sampai uang rakyat yang sebenarnya untuk subsidi dan kebutuhan pokok, malah mengalir ke mana-mana, dipakai pesta atau proyek yang tidak jelas manfaatnya. Harus jelas kemana perginya,” pungkas Adi.

Ia mengingatkan agar aturan dan etika berlaku sama untuk semua orang, tidak boleh ada pengecualian demi menjaga kepercayaan publik.

Penulis : Nanang

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Marwan Jafar PKB: Bank Indonesia Wajib Dorong Penguatan dan Penyehatan UMKM
David Pajung: Banyak Pihak Menyusup Bawa Nama Jokowi, Justru Coba Merusak Hubungan dengan Prabowo
DPRD Pandeglang Bungkam, KITA Banten Desak Pemasangan Tiang WiFi di Batur Jaya Dihentikan
Mulyani, Budi Arie, Dito, Gelombang Penyingkiran Orang Jokowi di Kabinet
H. Moch Soleh Silaturahmi ke Kediaman Joko Widodo di Surakarta, Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah
Aktivis Buruh Desak RT/RW Kampung Batur Jaya Dicopot, Carlianto Soroti Keberpihakan kepada Pengusahan
Marwan Jafar: Pemegang Polis Asuransi Harus Terjamin dan Terlindungi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 04:17 WIB

Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya

Rabu, 16 September 2026 - 15:08 WIB

Marwan Jafar PKB: Bank Indonesia Wajib Dorong Penguatan dan Penyehatan UMKM

Selasa, 15 September 2026 - 22:10 WIB

DPRD Pandeglang Bungkam, KITA Banten Desak Pemasangan Tiang WiFi di Batur Jaya Dihentikan

Selasa, 15 September 2026 - 12:03 WIB

Mulyani, Budi Arie, Dito, Gelombang Penyingkiran Orang Jokowi di Kabinet

Senin, 14 September 2026 - 22:30 WIB

H. Moch Soleh Silaturahmi ke Kediaman Joko Widodo di Surakarta, Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah

Berita Terbaru