Pentingnya Anak-Anak Mengenal Hutan dan Bermain di Alam Terbuka

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Bogor – Komunitas Mata Tunas 17, Satria, menekankan pentingnya memperkenalkan hutan dan lingkungan alam kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian bumi di masa depan.

Menurut Satria, kondisi bumi saat ini semakin rentan akibat berbagai bencana alam seperti kebakaran hutan, longsor, gempa bumi, dan banjir. Di sisi lain, pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat mendorong pembukaan lahan baru yang tidak selalu diimbangi dengan upaya pelestarian lingkungan.

“Semakin hari bumi semakin tua dan rapuh. Karena itu, manusia harus berupaya menjaga ekosistem, melakukan reboisasi, serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama kawasan hutan,” ujarnya, Selasa (17/6).

Ia menjelaskan bahwa regenerasi pengetahuan tentang alam harus dilakukan sejak dini. Salah satu caranya adalah mengajak anak-anak berinteraksi langsung dengan lingkungan alam, termasuk berjalan menyusuri jalur-jalur hutan yang aman dan ramah bagi anak.

Menurutnya, pengalaman berada di alam terbuka dapat menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan. Kenangan akan keindahan hutan akan tertanam dalam diri anak hingga dewasa dan berpotensi membentuk generasi yang peduli terhadap kelestarian alam.

Selain itu, kegiatan di alam dinilai memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologis anak. Anak yang terbiasa berinteraksi dengan alam cenderung memiliki imajinasi yang lebih berkembang, kreatif, tangguh, serta mampu mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi.

Dari sisi spiritual, kedekatan dengan alam juga dapat meningkatkan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Sementara dari sisi sosial, anak-anak yang sering berada di lingkungan alam dinilai lebih rendah hati, ramah, dan memiliki kepedulian terhadap makhluk hidup di sekitarnya.

Komunitas Mata Tunas 17 yang berbasis di Kukusan, Depok, selama ini aktif mengembangkan kegiatan pendidikan lingkungan bagi siswa sekolah dasar dan menengah. Untuk mendukung program tersebut, komunitas ini bekerja sama dengan sejumlah lokasi wisata edukasi alam, di antaranya Sekolah Alam Wisata Alam Pangrango dan Bumi Perkemahan Raynia Camp di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Setiap tahun, peserta didik diajak mengikuti berbagai kegiatan di lokasi tersebut, baik dalam bentuk perkemahan maupun kunjungan sehari. Kegiatan yang dilakukan meliputi permainan edukatif, outbound, penjelajahan hutan, pengenalan lingkungan pedesaan, hingga pembelajaran budaya lokal seperti silat Cimande.

Peserta juga diperkenalkan dengan aktivitas pertanian, peternakan, dan perkebunan. Dalam kesempatan tertentu, mereka turut diajak mengunjungi Curug Cikaracak sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Komunitas Mata Tunas 17 berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam serta memiliki karakter yang tangguh, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Syahla Ayu Siap Debut Lewat Single Perdana Kurang Ngena
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
Libur Lebaran, Pantai Sawarna Jadi Destinasi Favorit di Banten
Kawah Putih Ciwidey, Destinasi Wisata yang Wajib Diabadikan Melalui Media Sosial
Sembilan Wisata Religi Banyak Dikunjungi Penziarah di Banten
Puisi ‘Meditasi Batu’ Karya Pulo Lasman Simanjuntak Cocok Untuk Lirik Lagu, Tipografinya Sederhana dan Rapi
Warga Majene Desak Ketua Pengadilan Tinggi TUN Makassar Awasi Perkara Bungadia
Ketum BBP Geram : Minta APH Tanggap Jika Ada Dugaan Pungutan PTSL di Kabupaten Lebak di Luar SK Menteri
Berita ini 42 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34 WIB

Pentingnya Anak-Anak Mengenal Hutan dan Bermain di Alam Terbuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Syahla Ayu Siap Debut Lewat Single Perdana Kurang Ngena

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:49 WIB

Libur Lebaran, Pantai Sawarna Jadi Destinasi Favorit di Banten

Jumat, 22 Agustus 2025 - 21:43 WIB

Kawah Putih Ciwidey, Destinasi Wisata yang Wajib Diabadikan Melalui Media Sosial

Berita Terbaru

Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dan Kejaksaan Negeri Banjarmasin berhasil mengamankan seorang buronan yang tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Hukum dan Kriminal

Satgas SIRI Amankan DPO Penipuan Bisnis Batubara di Bandara Soekarno-Hatta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 23:29 WIB