Turki Diuncang Gempa : Pemerintah RI harus Bantu Maman Imanulhaq

Teras Media

- Penulis

Selasa, 7 Februari 2023 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co JAKARTA – Gempa bumi dengan Magnitudo (M) 7,8 yang melanda Turki dan Suriah mengundang duka cita dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali pula masyarakat Indonesia. Anggota DPR RI Fraksi PKB, KH Maman Imanulhaq pun mendorong pemerintah Indonesia untuk lekas turun tangan membantu Turki untuk memulihkan keadaan.

“Pertama saya menyampaikan duka cita dan rasa keprihatinan atas gempa yang terjadi di Turki kemarin. Banyak saudara kita yang menjadi korban bencana baik yang kehilangan nyawa maupun harta benda. Kita perlu segera membantu meringankan beban masyarakat di Turki,” kata Kiai Maman kepada wartawan, Selasa (7/2).

Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi ini pun meminta pemerintah Indonesia untuk segera mengirimkan bantuan kemanusiaan baik berupa makanan, obat-obatan, tenda darurat, maupun tim relawan. Pasalnya, berkaca dari pengalaman gempa yang melanda Tanah Air, para korban gempa tak hanya butuh barang-barang kebutuhan pokok saja, namun juga butuh pendampingan selama masa pemulihan.

Tak hanya itu saja, pemerintah pun harus proaktif segera mendata WNI di Turki apakah ada yang menjadi korban atau mungkin terdampak bencana gempa. Bila memang ada yang terdampak, pemerintah harus memastikan kebutuhan para WNI selama di pengungsian.

“Selain alasan kemanusiaan, hubungan persaudaraan yang dekat antar Indonesia dan Turki perlu dibuktikan dengan kontribusi kita untuk membantu masyarakat Turki di saat-saat keadaan yang sulit seperti ini,” kata Kiai Maman menambahkan.

Seperti diketahui, gempa dahsyat mengguncang wilayah Turki. Gempa dahsyat yang berkekuatan M 7,8 pertama kali mengguncang wilayah Turki pada Senin (6/2) dini hari. Siang harinya, gempa dahsyat kedua dengan kekuatan M 7,5 kembali mengguncang sekitar pukul 13.24 waktu setempat.

Korban meninggal akibat gempa yang mengguncang Turki dan Suriah hingga saat ini tercatat sebanyak 2.308 orang. Laporan ini pun terus bertambah seiring dengan proses evakuasi yang dilakukan otoritas setempat. Gempa juga mengakibatkan 7.600 orang di Turki dan 1.280 di Suriah terluka dan ribuan bangunan rubuh.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Kumpulan Catatan Pembuktian Persidangan Perdata Perkara CMNP Lawan Hary Tanoe dan MNC, Begini Faktanya
Memaknai Lawatan Presiden ke Rusia, dan Menhan ke US. PROJO : Itu Tanda-tanda Indonesia Akan Besar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:37 WIB

Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:30 WIB

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 April 2026 - 20:38 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB