Korban Jiwa Gempa Turki Tembus 51 Ribu

Teras Media

- Penulis

Jumat, 3 Maret 2023 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah tembus lebih dari 51 ribu jiwa per Selasa (28/2). Puluhan ribu orang juga masih hilang ketika pihak berwenang Turki telah menghentikan hampir seluruh misi penyelamatan di lapangan.

Badan Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) melaporkan sebanyak 45.089 orang tercatat meninggal dunia akibat gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 pada 6 Februari lalu itu. Sebanyak 108 ribu warga ikut terluka akibat bencana tersebut.

Dikutip Reuters, pihak berwenang juga mencatat total ada sekitar 160 ribu gedung yang membuat 520 ribu apartemen runtuh atau rusak parah akibat gempa yang menyasar wilayah selatan dan tenggara Turki ini.

Baca juga : 23 Relawan Muhammadiyah Siap Diberangkatkan ke Turki

 

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan setidaknya 6.000 orang tewas akibat gempa yang sama di Suriah. Sebagian besar korban tewas itu berada di wilayah pemberontak di timur laut Suriah.

Melansir Associated Press, ketua lembaga bantuan kemanusiaan PBB, Martin Griffiths, juga menuturkan puluhan ribu orang masih berstatus hilang baik di Turki dan Suriah. Ini memungkinkan jumlah korban tewas akibat bencana gempa paling dahsyat sejak satu abad terakhir ini bertambah.

Hingga kini, Griffiths memaparkan Turki dan sekitarnya juga masih rawan diterjang gempa susulan.

Sebab, sejak gempa dahsyat pada 6 Februari lalu, Turki dan sekitarnya telah diterjang setidaknya 1.000 gempa susulan yang tak jarang berkekuatan cukup besar.

Penanganan bencana belum usai, Turki bahkan sudah kembali diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (27/2). Satu orang tewas dan 29 bangunan hancur akibat gempa terbaru itu.

Pusat gempa itu berada di kedalaman 6,15 kilometer. Guncangan itu terjadi beberapa pekan setelah gempa dahsyat mengguncang Turki dan Suriah pada 6 Februari lalu. (Hendro)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Aksi KMI di Kejagung RI Tekan Penegak Hukum Desak Usut Dugaan Pungli Uang keamanan Mandaling Natal
Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi, Gubernur Banten Jadikan Kasus Ini Acuan Nasional
Pakar Soroti Pernyataan Bakamla: Selat Malaka Bukan Objek Pungutan
Pengamat Minta Bareskrim Periksa Pejabat Bea Cukai Terkait Penyeludupan HP di Sidoarjo
Nilai Kesederhanaan di Balik Seba Baduy, Arif Rahman: Ajaran Berharga untuk Kita Semua
Menteri Pertanian Apresiasi, BULOG Catat Rekor Stok Beras, Lebak-Pandeglang Berkontribusi Besar
Anggaran Karpet Rp400 Juta di Setda Empat Lawang Disorot, CBA Minta Kejati Sumsel Selidiki
Usut Kasus Kekerasan Siswa SMK Bekasi, Kuasa Hukum: Keadilan Bagi Korban Adalah Harga Mati
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:23 WIB

Aksi KMI di Kejagung RI Tekan Penegak Hukum Desak Usut Dugaan Pungli Uang keamanan Mandaling Natal

Sabtu, 25 April 2026 - 16:18 WIB

Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi, Gubernur Banten Jadikan Kasus Ini Acuan Nasional

Sabtu, 25 April 2026 - 15:11 WIB

Pakar Soroti Pernyataan Bakamla: Selat Malaka Bukan Objek Pungutan

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Pengamat Minta Bareskrim Periksa Pejabat Bea Cukai Terkait Penyeludupan HP di Sidoarjo

Jumat, 24 April 2026 - 23:45 WIB

Nilai Kesederhanaan di Balik Seba Baduy, Arif Rahman: Ajaran Berharga untuk Kita Semua

Berita Terbaru