Parah!!! Diduga Rekrutmen Karyawan Di PT Shin Hwa Biz 2 Jadi Ajang Pungli

Avatar photo

- Penulis

Senin, 22 Mei 2023 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Diduga rekrutmen karyawan di PT Shin Hwa Biz 2 (SHB 2) yang terletak di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak – Banten dijadikan ajang pungli oleh pihak manajemen HRD perusahaan, dengan meminta uang hingga jutaan rupiah kepada pelamar agar bisa diterima bekerja di perusahaan alas kaki dengan merk kenamaan brand New Balance tersebut.

Hal itu terungkap dari percakapan pesan WhatsApp yang di screenshot. antara mantan karyawan dengan seorang karyawan yang masih aktif bekerja di Perusahaan tersebut. Senin (22/052023)

Isi pesan WhatsApp karyawan yang minta namanya tak disebut itu, membicarakan terkait adanya pungli rekrutmen yang dilakukan oleh HRD perusahaan melalui pengawas, supervisor hingga komandan security-nya.

“Sekarang sistemnya harus bisa jahit dan di minta uang 4jt. Kan ada jatah komandan security (Bai) dan pengawas diminta 4jt langsung ke atas (HRD Eka)”. Ungkap pesan WhatsApp tersebut.

Di screenshot chat WhatsApp dengan narasumber yang berbeda pun mengatakan hal yang sama, menurut isi pesan tersebut mengatakan bahwa, supervisor bernama Damayanti meminta uang 4jt Rupiah melalui pengawasnya.

” A : emang sama si Damayanti supervisor PT SHB 2 dipinta berapa teh?
B : 4juta
A : dia yang langsung minta apa lewat siapa?
B : lewat pengawasannya. Kan saya ngomong dengan pengawasnya katanya dipinta 4juta. ” Begitu isi percakapan pesan WhatsApp tersebut.

Tak hanya itu, di percakapan pesan WhatsApp tersebut juga mengatakan bahwa, ada seorang pelamar mempunyai keterampilan menjahit jarum 2 yang sudah berpengalaman bertahun-tahun pun ditolak hanya karena tidak punya uang admin 4juta Rupiah.

“Kasian aja teh kemarin ada yang mau kerja dia janda mantan anak Sadong 8 thn jahit jarum 2 di tolak karena gak ada uang 4juta yang dipinta.” Begitu isi lanjutan pesan WhatsApp tersebut.

Sementara itu pihak manajemen PT SHB 2 ketika dikonfirmasi ke perusahaannya, enggan menemui wartawan dengan alasan mau keluar.

“Maaf pak pihak manajemen HRD tidak bisa menemui, karena mau keluar ke bank”. Kata Sahrudin security yang berjaga.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Rabu, 23 September 2026 - 18:45 WIB

Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran

Selasa, 22 September 2026 - 16:58 WIB

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026

Berita Terbaru