Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TANGERANG (Teras media.co) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengintensifkan upaya perlindungan kesehatan bagi warga terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, melalui edukasi masif dan pembagian masker untuk mencegah risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, MARS, mengatakan bahwa penanganan dampak kebakaran tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan medis bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif.

“Selain pelayanan kesehatan dan pembagian masker, langkah yang paling penting adalah edukasi rutin yang kami lakukan setiap pagi dan sore kepada masyarakat terdampak terkait cara menghindari infeksi saluran pernapasan atas akibat paparan asap ini,” ujar Hendra di Tangerang, Jumat (3/7/2026).

Hendra menjelaskan bahwa petugas kesehatan dari Dinkes bersama seluruh Puskesmas di wilayah terdampak ditugaskan untuk turun langsung ke permukiman warga. Mereka melakukan sosialisasi mengenai bahaya paparan asap, membagikan masker, serta mengingatkan pentingnya penggunaan pelindung pernapasan bagi setiap warga yang beraktivitas di luar rumah.

Selama kualitas udara di sekitar TPA Jatiwaringin masih berada dalam kategori tidak sehat, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Imbauan ini terutama ditujukan bagi kelompok rentan, seperti balita, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta penderita penyakit kronis, agar lebih banyak beraktivitas di dalam rumah guna mengurangi risiko terpapar partikel berbahaya.

Menurut Hendra, paparan asap kebakaran dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari batuk, pilek, iritasi mata dan tenggorokan, hingga sesak napas yang dapat berkembang menjadi ISPA apabila tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, Dinkes Kabupaten Tangerang meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala klinis yang muncul. Apabila warga mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau iritasi pada mata dan tenggorokan, mereka diminta segera mendatangi Puskesmas, posko kesehatan, maupun fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Selain penggunaan masker, masyarakat juga diimbau menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga sirkulasi udara di dalam rumah, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, serta beristirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.

Hendra menegaskan bahwa rangkaian upaya tersebut merupakan bagian dari strategi Dinkes untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan angka kasus ISPA di wilayah sekitar TPA Jatiwaringin. Pihaknya berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi imbauan petugas kesehatan agar risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dapat ditekan seminimal mungkin hingga kondisi lingkungan kembali normal. (Ard/Rd)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1
Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten
Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan
Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota
Polresta Sorong Kota Ringkus YT, Pengambil 435 Gram Sabu
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 10:53 WIB

Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi

Kamis, 10 September 2026 - 19:01 WIB

Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan

Kamis, 10 September 2026 - 13:46 WIB

Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten

Selasa, 8 September 2026 - 04:05 WIB

Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi

Berita Terbaru