Persoalan yang Dihadapi Petani Sama, Ganjar: Sulit Air dan Pupuk Mahal

Teras Media

- Penulis

Jumat, 5 Januari 2024 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Rembang| – Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo melakukan safari politik ke Kabupaten Rembang, Jawa Tengah hari ini, Kamis (04/01/2024).

Di Rembang, dengan gaya santainya Ganjar menemui kalangan petani dan nelayan. Mereka melakukan tanya jawab dengan sangat interaktif dan bersahabat.

Petani Rembang merasa senang lantaran Ganjar datang memberikan harapan masalah-masalah pertanian. Selain soal kepastian ketersediaan pupuk, bibit, obat-obatan hingga stabilnya harga, Ganjar juga menjamin anak-anak mereka bisa sekolah dengan program satu keluarga miskin satu sarjana dan SMK gratis lulus langsung kerja khusus warga miskin.

Agenda pertemuan dengan petani Rembang dilakukan di Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kamis (4/1/2024). Pertemuan yang dihadiri sekitar 500 warga petani itu berlangsung di sebuah perkebunan.

Pantauan media di lokasi, Ganjar dan rombongan tiba di lokasi pukul 13.00 WIB menggunakan mobil Innova berpelat nomor B 1573 DOE.

Gubernur Jawa Tengah non-aktif itu mengenakan caping pemberian salah satu warga yang hadir di lokasi. Caping itu berwarna cokelat muda, bertulis ‘Petani Sulang’ pada bagian atasnya.

Saat tiba di lokasi, peserta yang didominasi oleh kalangan emak-emak itu pun menyambutnya dengan antusias. Ada di antaranya yang meneriaki ‘Pak Ganjar Presiden’.

Usai menyapa para petani, Ganjar kemudian duduk bersama warga membahas seputar pertanian.

Perama-tama Ganjar menanyakan kenapa orang tidak tertarik menjadi petani. Para petani ada yang menjawab takut hitam, kotor dan hasilnya kecil. Ganjar lalu mulai membuka diskusi dengan para petani.

Secara spesifik, problematika pupuk bersubsidi dan harga produk hasil pertanian yang cenderung murah.

“Saya tadi di Blora juga persoalannya pupuk. (Di sini) Saya lihat keluhannya juga sama soal pupuk. Saya kemarin keliling Indonesia, sama-sama kekurangan pupuk bersubsidi, leres nggih? (benar ya),” ujar Ganjar saat berdialog bareng para petani.

Di akhir sambutannya, Ganjar berpesan kepada para petani supaya menyekolahkan anak-anaknya hingga ke jenjang yang tinggi.

Saat hendak bergeser melanjutkan safari politiknya di Rembang, Ganjar diberikan minuman khas Sulang, yakni legen. Minuman tradisional yang tersebut dari nira pohon bogor.

Sementara itu, kunjungan Capres Ganjar Pranowo di Rembang, selain menemui para petani juga menemui warga nelayan di Kecamatan Kragan.

Setelah itu rombongan Ganjar sowan ke sesepuh Pondok Pesantren Al-Anwar milik keluarga Mbah Moen di Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah. (Abd).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

RSUD Balaraja Bangun Gedung 6 Lantai, Pelayanan Kesehatan Kian Diperkuat
Penuh Kehangatan, Polresta Sorong Kota dan Bhayangkari Berbagi Tali Asih kepada Purnawirawan
Kasus Cisadane Menggantung, JagaTani Pertanyakan Progres Penyidikan Polres Tangsel
Hijrah Fest 1448 H Legok: Rawat Tradisi, Cetak Generasi Emas
Kades Ajak Warga Kosambi Bayar PBB di Balai Desa, Rabu 17 Juni”
Bocah 4 Tahun Tersesat di Tangerang Akhirnya Selamat!
Pernyataan Korwil BGN Lebak Soal Rangkap Jabatan Korcam dan Kepala SPPG Tuai Pertanyaan
Sambut 1448 Hijriah, Kapolres Lebak Doakan Keberkahan dan Kondusivitas Daerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:49 WIB

RSUD Balaraja Bangun Gedung 6 Lantai, Pelayanan Kesehatan Kian Diperkuat

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:57 WIB

Penuh Kehangatan, Polresta Sorong Kota dan Bhayangkari Berbagi Tali Asih kepada Purnawirawan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:39 WIB

Kasus Cisadane Menggantung, JagaTani Pertanyakan Progres Penyidikan Polres Tangsel

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:56 WIB

Hijrah Fest 1448 H Legok: Rawat Tradisi, Cetak Generasi Emas

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:15 WIB

Kades Ajak Warga Kosambi Bayar PBB di Balai Desa, Rabu 17 Juni”

Berita Terbaru

Keterangan foto : Pengiat Hukum Maruli Rajagukguk, Senin (13/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Pengacara: Penanganan Perkara di Polri Lambat, Rata-Rata 1–5 Tahun

Kamis, 18 Jun 2026 - 00:32 WIB

Megapolitan

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:11 WIB