Bandingkan dengan SBY, Jerry Massie: Perilaku Jokowi Tak Beretika dan Penuh Dustaan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Presiden Jokowi bersama masyarakat dan relawan Jokowi

i

Keterangan Foto: Presiden Jokowi bersama masyarakat dan relawan Jokowi

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Dr. Jerry Massie, MA., Ph.D., memberikan penilaian pedas terhadap sikap dan tindakan mantan Presiden Joko Widodo pasca masa jabatan berakhir. Menurutnya, Jokowi layak disematkan gelar “Raja Ngibul” karena hampir seluruh pernyataannya dinilai penuh dusta dan tipu muslihat.

“Dari cawe-cawe mendorong Gibran sebagai calon presiden 2029, kini Jokowi memiliki hobi baru: bermain raja-rajaan. Inilah sosok yang penuh ambisi ingin menjadi raja meski sudah purna tugas,” ujar Jerry Massie.

Ia menilai langkah-langkah yang diambil Jokowi saat ini sudah di luar nalar dan berpotensi mengganggu kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sebagai mantan presiden, tindakannya terlihat tidak beretika, tidak bermoral, dan tidak berakal. Seharusnya beliau menikmati masa pensiun dengan tenang seperti mantan Presiden SBY yang hanya melukis dan menemani cucu,” tandasnya.

Jerry juga menyoroti gelar adat yang diterima Jokowi. Sangat memalukan ada tiga gelar raja yang disematkan, dan dua di antaranya ternyata palsu, yaitu Raja Lamping dan Raja Timor yang kini digugat keabsahannya.

“Sama seperti ijazahnya yang saya yakini juga palsu,” tegasnya.

Alasan pemberian gelar “Raja Ngibul” pun ia jabarkan secara rinci: “Sebab semua perkataannya penuh rekayasa. Mulai dari klaim 6.000 unit mobil Esemka, Esemka buatan anak bangsa, ratusan investor di IKN, pernyataan anak-anak tidak boleh berpolitik, akan pulang istirahat di Solo, akan membawa ijazah saat sidang, menolak impor pangan, hingga janji gedung-gedung IKN sudah berdiri awal 2026.

“Hampir 99 persen ucapannya terbukti tidak benar semuanya,” papar Jerry Massie.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sambut Baik Kenaikan Tukin TNI-Kemhan, Komisi I DPR: Harus Sejalan Peningkatan Kinerja
Fery Radiansyah, Sang Konsolidator Desa di Balik Seminar Nasional KDKMP Makassar
Apresiasi Polres Tangsel Musnahkan 46 Juta Butir Obat Ilegal, Ombudsman: Bentuk Nyata Lindungi Masyarakat
Hampir 6 Bulan, Korban Kecelakaan Kerja MBG Belum Dapat Perlindungan Negara
PPBN RI Audiensi di Unhan RI membahas kegiatan Sumpah Pemuda 2026
Aji Kalbu Pribadi Bawa Pengalaman Lengkap ke Kejari Kukar
LATAMLA: Hentikan Pembahasan AMDAL PT FENI HALTIM, Aktivitas Diduga Langgar UU
PN Jakarta Utara Tolak Praperadilan Gabriel: LBH PERADI Profesional Nilai Hakim Tidak Berani Mengoreksi Cacat Prosedur Polres Tanjung Priok
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Sambut Baik Kenaikan Tukin TNI-Kemhan, Komisi I DPR: Harus Sejalan Peningkatan Kinerja

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Bandingkan dengan SBY, Jerry Massie: Perilaku Jokowi Tak Beretika dan Penuh Dustaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Fery Radiansyah, Sang Konsolidator Desa di Balik Seminar Nasional KDKMP Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Apresiasi Polres Tangsel Musnahkan 46 Juta Butir Obat Ilegal, Ombudsman: Bentuk Nyata Lindungi Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Hampir 6 Bulan, Korban Kecelakaan Kerja MBG Belum Dapat Perlindungan Negara

Berita Terbaru