Tradisi Larungan di Kosambi Kedepan Lebih Terpadu dan Tumbuhkan Nilai Ekonomi

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 16 Oktober 2022 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Tradisi Larungan di Kosambi Kedepan Lebih Terpadu dan Tumbuhkan Nilai Ekonomi
Tradisi Larungan di Kosambi
Forkompimcam Kosambi Bersama Para Nelayan saat menggelar Tradisi Larungan kepala kerbau ke laut. Minggu (16/10).

Terasmedia.co, TANGERANG – Tradisi larungan kepala Kerbau di laut suatu kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh para nelayan Dadap Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang, Banten. Minggu, (16/10/2022).

Hampir 700 orang mengikuti tradisi larungan kepala kerbau ke laut. Antusias tradisi itu terlihat seluruh kalangan baik muda, orang tua maupun anak – anak mengikuti tradisi larungan kepala kerbau.

“Hampir 700 orang 60 perahu mengiringi larungan kepala kerbau ke laut, ini sebuah ungkapan rasa syukur para nelayan. Mereka sangat antusias mengikuti tradisi tahunan ini. Setelah tradisi larungan mereka beristirahat melepas lelah di Pulau Bidadari,” terang Camat Kosambi Dadang Sudrajat kepada wartawan Minggu, (16/10/2022).

Baca Juga :Menuju Kosambi Rapih, Sampah dan Lumpur Sepanjang Kali di Jati Mulya – Cengklong Dikeruk

Dadang menjelaskan, sebelumnya tradisi larungan ini juga digelar dengan mengadakan kegiatan bazar, pentas seni dan hiburan.

Ia pun berharap Kedepan kegiatan larungan ini bukan hanya konteks tradisi ataupun adat melainkan harus dapat berkolaborasi bersama Pemerintah dalam pengembangan kebudayaan dan destinasi wisata.

“Tadi kami juga sempat berkomunikasi bersama management pulau bidadari, kedepan kegiatan ini juga harus dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan. Tentunya melibatkan Pemerintahan DKI Jakarta agar pulau bidadari ini juga menjadi destinasi wisata yang teringritas,” jelasnya.

Baca jugaAWAS . Tiang Telkom di Kosambi Sukadiri Ancam Keselamatan Warga

Lanjut Dadang menjelaskan, bukan hanya pulau bidadari mereka juga sempat mengelilingi pulau – pulau lainnya dan dapat kembali sampai tadi sekitar pukul 13. 00 wib.

“Intinya tradisi larungan ini adalah wujud rasa syukur para nelayan. Dan kedepan tradisi ini lebih terpadu menjadi sebuah event yang lebih membawa keberkahan dalam penyajian produk lautnya dan umkm nya yang sehingga dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan di Desa Dadap Kosambi,” jelas Dadang. (4r)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi
Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha
Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang
Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian
Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027
Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis
Kapolda Banten Gaungkan Semangat pada Peringatan Hari Pajak Nasional 2026
Wabup Intan Hadiri Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim di Kecamatan Curug
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WIB

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:42 WIB

Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:54 WIB

Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:15 WIB

Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027

Berita Terbaru