Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Seruan Mahasiswa Suarakan Keadilan (SEMARAK) mengaku belum puas terhadap penjelasan yang disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Satuan Kerja (Satker) Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) Banten dalam audiensi terkait pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lebak.

Koordinator SEMARAK, Firdaus, menilai audiensi tersebut belum mampu menjawab berbagai persoalan yang sebelumnya mereka temukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

“Kami bersama teman-teman SEMARAK belum puas dengan jawaban yang disampaikan PPK maupun Satker terkait pelaksanaan proyek P3-TGAI Tahun 2026. Sejumlah pertanyaan substansial yang kami sampaikan belum memperoleh penjelasan yang memadai,” ujar Firdaus, Selasa (14/7/2026).

Firdaus mengungkapkan, berdasarkan hasil pengumpulan data di lapangan, pihaknya masih menemukan sejumlah pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Selain itu, SEMARAK juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan yang dilakukan Konsultan Manajemen Balai (KMB) maupun Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), sehingga kualitas pekerjaan di sejumlah titik dinilai belum optimal.

“Fakta di lapangan menunjukkan masih ada pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Kami juga melihat lemahnya pengawasan dari KMB dan TPM, sehingga hasil pekerjaan di sejumlah titik tidak maksimal. Padahal program ini menggunakan anggaran negara dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Karena itu, pengawasannya harus dilakukan secara serius,” tegasnya.

Ia menambahkan, SEMARAK akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut dan berencana membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi agar mendapat perhatian pemerintah pusat.

“Kami akan melanjutkan audiensi ke Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air di Jakarta. Kami berharap kementerian melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan P3-TGAI di Kabupaten Lebak, termasuk mengevaluasi fungsi pengawasan yang dijalankan oleh pihak-pihak terkait,” pungkas Firdaus.

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027
Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis
Kapolda Banten Gaungkan Semangat pada Peringatan Hari Pajak Nasional 2026
Wabup Intan Hadiri Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim di Kecamatan Curug
Tak Hadiri RDP, Bupati dan Ketua DPRD Lebak Didesak Tak Tutup Mata
GNI Bongkar Praktik Tambang Ilegal PT Azka City Luv di Cimarga Lebak
5 RTLH Rampung, 15 Unit Masih Menunggu, Publik Diminta Awasi Kinerja Program Bedah Rumah
Ferry Onim Minta Universitas Nusa Putra Cabut Beasiswa Mahasiswa Sorong Selatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:15 WIB

Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:52 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:16 WIB

Kapolda Banten Gaungkan Semangat pada Peringatan Hari Pajak Nasional 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 19:28 WIB

Wabup Intan Hadiri Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim di Kecamatan Curug

Berita Terbaru