Cegah Stunting, TP PKK Banten Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Pada Balita dan Ibu Hamil di Rajeg Mulya Tangerang

Teras Media

- Penulis

Minggu, 13 November 2022 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Cegah Stunting, TP PKK Banten Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Pada Balita dan Ibu Hamil di Rajeg Mulya Tangerang

 

Cegah Stunting, TP PKK Banten Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Pada Balita dan Ibu Hamil di Rajeg Mulya Tangerang I Teras Media

Terasmedia.co, TANGERANG – Bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten, TP PKK Provinsi Banten gencar melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan stunting pada ibu hamil dan balita. Kegiatan yang berlangsung di Kediaman Kepala Desa Rajeg Mulya Kabupaten Tangerang pada Minggu (13/11/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri Tim Pokja PKK dari Provinsi Banten, Tim Pokja PKK dari Kabupaten Tangerang, Dinas kesehatan Kabupaten Tangerang, TP PKK Kecamatan Rajeg, para Kader PKK Desa Rajeg, Team dokter ahli gizi dan anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Bidan Desa Rajeg Mulya, Bhabikamtibmas Desa Rajeg Mulya, para ibu hamil dan menyusui serta masyarakat.

Baca juga : Penanganan Stunting, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Olah Pangan Bergizi dan Berprotein

Ketua Pokja PKK Provinsi Banten, Dian Hardi menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan pencegahan stunting ini adalah dalam rangkaian pemeriksaan ibu hamil dan balita stunting secera serentak yang tersebar di beberapa Kota Kabupaten Provinsi Banten.

” Dan hari ini di Desa Rajeg Mulya, selain melakukan pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil dan balita stunting, kita juga memberikan penyuluhan berupa pelatihan demo masak makanan sehat dengan bahan dasar olahan ikan lele sekaligus kita siapkan Chef ahli memasak bagaimana cara membuat menu makanan sehat untuk ibu hamil dan balita,”jelas Dian Hardi kepada wartawan.

Menurutnya, ikan lele mudah didapat kandungan gizi dan protein pada olahan makanan dari ikan lele itu sangat baik untuk perkembangan asupan gizi pada ibu hamil dan pertumbuhan anak.

“Jadi pada kesempatan ini juga menyerahkan bibit ikan lele sebanyak 1000 ekor untuk di budidayakan, dan tidak perlu lahan luas cukup dengan drum selain bisa dimanfaatkan sebagai makanan sehat, nantinya ada nilai tambah buat keluarga,”ungkapnya.

Dian mengaku bahwa saat ini sedang gencarnya aktip melakukan sosialisasi giat pencegahan stunting mulai dari tingkat Provinsi, tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan hingga tingkat Desa sebagai upaya agar masyarakat khususnya para ibu hamil beresiko tinggi dan mengasuh balita mengetahui akan resiko dan dampak buruk dari stunting.

” Dalam upaya pencegahan sejak dini Pemerintah fokus melakukan pemeriksaan Kesehatan kepada ibu hamil dan balita dalam rangka pencegahan Stunting sejak dini,”pungkasnya.

Baca juga : Chef Internasional William Wongso Ajarkan Memasak Kepada Emak – Emak Desa Ketapang Mauk

Pada kesempatan yang sama Bidan Desa Rajeg Mulya Siti Nurhayati mengatakan bahwa kegiatan pencegahan stunting di Desa Rajeg Mulya ini khususnya di Kecamatan Rajeg bertujuan memberikan edukasi kepada ibu hamil dan balita yang beresiko Stunting agar dapat mengenali gejala awalnya dari tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya. Maka anak yang beresiko stunting harus dilakukan pemeriksaan rutin.

” Desa Rajeg Mulya dipilih karena disini tingkat balita stuntingnya lumayan cukup banyak karena pertumbuhan bobot dan tinggi bayi yang tidak sesuai,”bebernya.

“Selain dalam rangka pemeriksaan pada ibu hamil beresiko tinggi, kita lakukan juga pemeriksaan dan pengecekan asesorik dan motorik bayi,”sambungnya.

Rangkaian kegiatan sosialisasi pencegahan stunting pada ibu hamil beresiko tinggi dan balita, di isi dengan memberikan secara simbolis bantuan makanan sehat kepada keluarga beresiko stunting dan bibit ikan kepada masyarakat, serta penyuluhan makanan sehat melalui demo masak. (Gunawan).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Pasang Tiang di Tanah Warga Sembarangan, Fiber Net Dituduh Melawan Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Minggu, 19 April 2026 - 16:40 WIB

THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan

Minggu, 19 April 2026 - 12:06 WIB

Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar

Berita Terbaru