Sejumlah OAP Mengaku Kaget Namanya Tercatat Sebagai Penerima Bantuan Kios dan Uang Tunai Rp5 juta

Teras Media

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sorong – Puluhan saksi diperiksa tim penyidik Kejaksaan Negeri Sorong di kantor Kelurahan Makbusun, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, terkait dugaan penyelewengan dana hibah Pemerintah Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2022.

Dana hibah yang disalurkan melalui Yayasan Pergerakan Pasukan Hijau (YPPH) Kota Sorong itu diduga mencapai Rp,1.000.000.000. Dalam dokumen, bantuan tercatat berbentuk etalase kios dan uang tunai Rp5.000.000 bagi setiap penerima.

Namun, sejumlah saksi yang seluruhnya merupakan Orang Asli Papua (OAP) membantah pernah menerima bantuan tersebut. Mereka mengaku terkejut saat mendapat panggilan pemeriksaan dari kejaksaan karena nama mereka tercatat sebagai penerima hibah.

“Kami kaget, nama kami masuk sebagai penerima. Padahal, tidak pernah ada uang maupun kios yang kami terima,” ujar seorang saksi berinisial MK, Selasa (23/9/2025).

Saksi lain, berinisial MS, menegaskan hal serupa. Ia mengaku tidak pernah mengenal Yayasan Pergerakan Pasukan Hijau yang disebut sebagai penyalur hibah.

“Kami tidak kenal apa itu Yayasan Pergerakan Pasukan Hijau. Kami belum pernah bertemu, kenal juga tidak. Ini pasti ada pihak yang menyerahkan data kami. Bagaimana data pribadi bisa sampai ke mereka jadi pertanyaan,” ucapnya.

MS meminta kejaksaan menindak tegas pihak yang diduga memalsukan data pribadi masyarakat serta memulihkan nama baik saksi yang merasa dirugikan.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan media ini belum memperoleh konfirmasi dari Kejaksaan Negeri Sorong mengenai perkembangan penyidikan kasus tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

BaraNusa Depok Soroti Dugaan Keterlibatan Pejabat dalam Aksi Dukung MBG
Transparan dan Tepat Sasaran, Pengawasan KDKMP Berlangsung di Wilayah Kodim 0601
Polresta Sorong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penyaluran Paket Sembako
Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5
Ketua Komisi IV DPRD Lebak Dorong Pemda Ajukan WIUPR Pertambangan Batubara Pemerintah Pusat Dalam Rapat Paripurna
Empat Bulan Terpendam, Kasus Dugaan Pelecehan Siswi di SMPN 1 Maja Kembali Meledak
Ahmad Fauzi Serap Aspirasi Masyarakat, Tegaskan Demokrasi Harus Berbuah Kesejahteraan bagi Rakyat
Diduga Tak Beri Rujukan dan Kesempatan Proses BPJS : Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Maja Terhadap Pasien Darurat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:07 WIB

BaraNusa Depok Soroti Dugaan Keterlibatan Pejabat dalam Aksi Dukung MBG

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:16 WIB

Transparan dan Tepat Sasaran, Pengawasan KDKMP Berlangsung di Wilayah Kodim 0601

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:41 WIB

Polresta Sorong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penyaluran Paket Sembako

Senin, 22 Juni 2026 - 21:19 WIB

Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5

Senin, 22 Juni 2026 - 20:17 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Lebak Dorong Pemda Ajukan WIUPR Pertambangan Batubara Pemerintah Pusat Dalam Rapat Paripurna

Berita Terbaru