Terasmedia.co SORONG – Pieter Jerry Baru, S.STP., M.PA., terpilih sebagai Ketua Pemuda Katolik Papua Barat Daya periode 2026–2029 dalam Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) II Pemuda Katolik Papua Barat Daya yang digelar di Aula Rex Mundi, Gereja Katedral Sorong, Senin (10/8/2026).
Muskomda II berlangsung secara demokratis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pemuda Katolik. Seluruh rangkaian musyawarah berjalan lancar, aman, dan kondusif.
Dalam pemilihan tersebut, tiga kandidat bersaing memperebutkan posisi Ketua Pemuda Katolik Papua Barat Daya, yakni Pieter Jerry Baru, S.STP., M.PA., Fransiskus Nauw, S.T., dan Nicodemus Momo.
Proses pemilihan dilakukan melalui beberapa tahapan persidangan yang telah disepakati bersama.
Pada putaran pertama, Pieter Jerry Baru dan Nicodemus Momo sama-sama memperoleh tiga suara. Sementara Fransiskus Nauw dinyatakan gugur karena tidak memperoleh suara yang cukup untuk melanjutkan ke putaran berikutnya.
Enam suara sah tersebut berasal dari unsur Komisariat Cabang (Komcap) Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Tambrauw, satu suara unsur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Katolik, serta satu suara dari unsur pengurus demisioner Pemuda Katolik Papua Barat Daya.
Hasil imbang pada putaran pertama membuat pemilihan dilanjutkan ke putaran kedua dengan dua kandidat, yakni Pieter Jerry Baru dan Nicodemus Momo.
Pada putaran kedua, Pieter Jerry Baru berhasil meraih empat suara, sedangkan Nicodemus Momo memperoleh dua suara. Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang menetapkan Pieter Jerry Baru sebagai Ketua Terpilih Pemuda Katolik Papua Barat Daya periode 2026–2029.
Sementara itu, Komisariat Cabang Pemuda Katolik Sorong Selatan dan Maybrat belum terbentuk sehingga belum memiliki hak suara dalam Muskomda II. Pembentukan kedua Komcap tersebut menjadi salah satu agenda yang akan ditindaklanjuti oleh kepengurusan baru.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Pieter Jerry Baru menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader Pemuda Katolik di Provinsi Papua Barat Daya. Ia juga mengapresiasi jajaran pengurus Komisariat Cabang, Komisariat Daerah, serta Pengurus Pusat Pemuda Katolik yang hadir dan mendukung pelaksanaan Muskomda II.
“Terima kasih kepada seluruh kader Pemuda Katolik yang ada di Provinsi Papua Barat Daya, teman-teman Komcap, teman-teman Komda, dan utamanya Pengurus Pusat Pemuda Katolik yang telah hadir sehingga Muskomda II Pemuda Katolik di Provinsi Papua Barat Daya dapat terselenggara dengan baik,” ujar Pieter.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta para senior Pemuda Katolik yang telah memberikan dukungan sejak awal pelaksanaan Muskomda hingga proses pemilihan selesai.
Menurut Pieter, dinamika organisasi yang berlangsung selama Muskomda dapat dilalui dengan baik dan tetap dalam semangat persaudaraan. Ia menegaskan, semangat Pro Ecclesia et Patria atau “Untuk Gereja dan Tanah Air” akan menjadi salah satu landasan dalam menjalankan organisasi.
“Puji Tuhan, semangat Pro Ecclesia et Patria, untuk Gereja dan negara, dalam dinamika yang kami jalankan tadi dapat berjalan dengan baik. Sampai pada saat penutupan juga semuanya berjalan dengan baik,” katanya.
Setelah terpilih, Pieter menyebut agenda pertama yang akan dilakukan adalah menyusun struktur kepengurusan Pemuda Katolik Papua Barat Daya periode 2026–2029.
Penyusunan struktur tersebut akan dilakukan secepatnya agar roda organisasi dapat segera berjalan dan berbagai program kerja dapat direalisasikan.
Selain itu, Pieter juga berencana melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sebagai langkah awal membangun sinergi dalam berbagai program kepemudaan, sosial, kemasyarakatan, dan pembangunan daerah.
Pieter menargetkan konsolidasi organisasi dapat berjalan cepat, termasuk persiapan pelantikan pengurus yang direncanakan pada Oktober 2026.
“Kami akan melakukan konsolidasi organisasi dengan turun ke kabupaten dan kota untuk melakukan pelantikan empat Komcap. Kami juga akan membentuk Komcap di dua kabupaten, yakni Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Sorong Selatan, karena hal tersebut sudah masuk dalam pembahasan sidang komisi, baik terkait agenda internal maupun eksternal organisasi,” jelas Pieter.
Dengan terpilihnya Pieter Jerry Baru, kepengurusan Pemuda Katolik Papua Barat Daya periode 2026–2029 diharapkan mampu memperkuat konsolidasi kader, memperluas struktur organisasi di seluruh wilayah Papua Barat Daya, serta membangun sinergi dengan Gereja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Semangat Pro Ecclesia et Patria diharapkan menjadi pijakan dalam menjalankan amanah organisasi selama masa kepengurusan mendatang.
Penulis : Abdullah
Editor : Redaksi












