GP Ansor Bandung Barat dan BPBD akan Gelar Lokakarya Santri Siaga Bencana

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Istimewa-Red)

i

Foto (Istimewa-Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bandung – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat (PC GP Ansor KBB) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Santri Siaga Bencana pada Senin, 20 Oktober 2025.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan santri terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi di lingkungan pesantren maupun masyarakat sekitar.

Acara ini akan berlangsung di Aula Pesantren Ar-Risalah Bandung dan akan diikuti oleh perwakilan santri, pengurus pesantren, serta kader Ansor dan Banser dari berbagai wilayah di Bandung Barat.

Ketua PC GP Ansor KBB Zaki Mubarok menyampaikan bahwa santri memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat tangguh bencana.

“Santri bukan hanya menjadi penjaga moral bangsa, tetapi juga harus siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana. Melalui lokakarya ini, kami berharap lahir santri-santri yang tanggap dan terlatih dalam mitigasi bencana, terlebih Bandung Barat juga termasuk rawan bencana karena ada namanya Sesar Lembang,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan ini akan menghadirkan narasumber dari BPBD Bandung Barat yang memberikan materi tentang mitigasi, evakuasi, dan tanggap darurat bencana dan pengetahuan tentang apa itu sesar lembang. Para peserta juga akan mendapatkan pelatihan dasar mengenai simulasi penanganan bencana, termasuk bagaimana cara bertindak cepat dan aman saat terjadi gempa bumi, dan lain-lain.

Kepala BPBD Bandung Barat, H Asep S mengapresiasi langkah GP Ansor dalam mendorong edukasi kebencanaan di kalangan santri. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga kepemudaan dan pemerintah daerah sangat penting dalam memperkuat budaya siaga bencana di masyarakat.

“Saya juga sebagai Santri merasa perlu untuk bersinergi dengan Pesantren dan GP Ansor dalam melakukan kegiatan ini,” ungkapnya.

Lokakarya ini juga akan sekaligus launching serta rencana pembentukan Santri Siaga Bencana di setiap pesantren binaan GP Ansor Bandung Barat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun jejaring santri tangguh yang siap berkontribusi untuk keselamatan dan kemanusiaan di wilayah Bandung Barat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga
Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian
Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan
Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat
Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan
 Kajari Mahfuddin Cakra: Media Terpercaya Sahabat Penting Tegakkan Hukum dsn Kedamaian Bersama Rakyat
Dini Hari yang Mencekam di Kalijati: Siswi di Subang Terbangun, Pria Misterius Diduga Sudah Berada di Sisi Tempat Tidurnya
Tanah Bertuan Tanah Adat Desa Nifasi Bukan Milik Negara
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan

Berita Terbaru