Pembangunan Rest Area Agrowisata Tahap II Tahun 2025 Dari Dinas Pariwisata di Sorot LSM GMBI Lebak

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : Pembangunan Res Area Agrowisata, yang berlokasi di Desa Lebak Parahiang Kecatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten yang di sorot LSM GMBI Distrik Lebak

i

Keterangan poto : Pembangunan Res Area Agrowisata, yang berlokasi di Desa Lebak Parahiang Kecatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten yang di sorot LSM GMBI Distrik Lebak

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Pembangunan Rest Area Agrowisata tahap II yang berlokasi di Kampung Cikapek Desa Lebak Parahiang Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten senilai Rp 8.274.060.725.00,yang dikerjakan oleh CV. Agung Putra Perkasa, dengan No kontrak, 027/075 -PPK. Dispupar/SPK/2025 yang bersumber dari Anggaran APBD Tahun 2025. Mendapat sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lebak. Menurut Ade Surnaga, selaku Ketua GMBI Lebak, pembangunan tersebut, terkesan dipaksakan dan lemah kajian tidak sesuai Feasbility Study , dan hanya mengedepankan asal bangun. sehingga pekerjaannya terkesan asal jadi. Hal tersebut diungkapkan Ade Surnaga, yang biasa di sapa King Naga, saat di temui awak media pada 24/1/2026

Pembangunan Rest Area Agrowisata Tahap II Tahun 2025 Dari Dinas Pariwisata di Sorot LSM GMBI Lebak I Teras Media

 

“”Saya selaku masyarakat Lebak, sangat menyayangkan adanya pembangunan Rest Area Agrowisata, yang berlokasi di Kampung Cikapek, Desa Lebak Parahiang yang menelan anggran negara milyaran rupiah tersebut,”Ujar Ade Surnaga

Masih kata Ade Surnaga, yang biasa di sapa King Naga, Kenapa saya menyayangkan,”Karena lokasinya terlalu jauh dari tempat wisata Baduy itu sendiri, sebagai aikon wisata lebak itu sendiri, sehingga saya menduga proyek tersebut terkesan di paksakan dan lemah kajian,”Bebernya

Lebih lanjut, King Naga, mengatakan, terlebih hasil investigasi LSM GMBI dilokasi, tidak sesuai dengan judul kegiatan, yakni Rest Area Agrowisata, bernuansa res area buah – buahan. Tapi lebih menyerupai Terminal, dan yang lebih parahnya lagi, pembangunan yang menelan anggara miliyaran tersebut diduga dibangun asal jadi. Karena belum juga di pakai aspalnya sudah banyak tambal sulam, dan rapuh,”Ucapnya

Ade Surnaga, menambahkan, maka dengan adanya hal tersebut, kita dari LSM GMBI, dalam waktu dekat akan melayangkan surat kepada pihak terkait agar segera melakukan audit pembangunan tersebut,”Pungkas King Naga

Penulis : Rai Kusbini

Editor   : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Refund Macet, Konsumen Bintaro Plaza Residences Keluhkan Minimnya Respons Developer
Pastikan Suplai, Bulog Optimalkan Distribusi Beras Premium ke Rerail Modern
Fery Radiansyah Pimpin Deklarasi 10 Organisasi Desa di Ternate, Teguhkan Dukungan Nasional untuk KDKM
Tim Penjaringan Buka Pendaftaran Calon Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya Jelang Muskomda II
Kapolres Lebak Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Antisipasi Bencana dan Karhutla 2026
Rekrut 10.000 Kader, AMPG DKI Jakarta Terima Bantuan Mobil Operasional
Tanah Adat Bukan Milik Negara, Pemilik Hak Ulayat Protes Kehadiran Satgas PKH
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:35 WIB

HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Refund Macet, Konsumen Bintaro Plaza Residences Keluhkan Minimnya Respons Developer

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Pastikan Suplai, Bulog Optimalkan Distribusi Beras Premium ke Rerail Modern

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Fery Radiansyah Pimpin Deklarasi 10 Organisasi Desa di Ternate, Teguhkan Dukungan Nasional untuk KDKM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Tim Penjaringan Buka Pendaftaran Calon Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya Jelang Muskomda II

Berita Terbaru