Pemprov Banten Kerahkan Tim Dan Alat Berat Guna Penanganan Tanah Longsor Ruas Picung-Munjul

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 4 Januari 2023 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co  BANTEN -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten telah mengerahkan tim cepat tanggap dan sejumlah alat berat untuk menangani bencana alam tanah longsor pada ruas Jalan Picung-Munjul, Kabupaten Pandeglang.

Setidaknya terdapat empat titik lokasi tanah yg longsor yang mengakibatkan akses jalan terputus, bahkan terdapat jalan yang amblas. Diantaranya dua titik ruas jalan amblas diakibatkan dengan intensitas hujan tinggi, yakni pada ruas jalan di kampung Angsana, Desa Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi dan satu titik ruas jalan amblas di Kampung Cibereum, Desa Sukasaba, Kecamatan Munjul. Sedangkan, untuk ruas jalan yang tertimbun tanah longsoran terjadi di Kampung Salampak, Desa Ciodeng.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan aksi cepat tanggap tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga : Dimulai..!! Pemprov Banten Terjunkan Tim Untuk Modifikasi Cuaca

Salah satu aksi cepat tanggap yang dilakukan DPUPR Provinsi Banten, kata Arlan, di antaranya menyiapkan alat berat untuk penanganan tanah longsor yang mengganggu akses jalan di daerah tersebut.

“Untuk kejadian ini tim aksi cepat tanggap UPTD PJJ Pandeglang Dinas PUPR langsung menuju lokasi bencana guna menindaklanjuti kejadian longsor yang membuat akses jalan terputus”. ungkap Arlan Marzan, Selasa (3/1/2023).

Selain itu, dalam penanganan tanah longsor tersebut. DPUPR Provinsi Banten mengerahkan 40 personil yang berasal dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Ini bukti komitmen kami dalam rangka pemberian pelayanan terbaik dan respon cepat,” katanya.

Tidak hanya itu, terdapat 6 (enam) buah alat berat yang disiapkan untuk penanganan tanah longsor tersebut, di antaranya eskavator dan mobil pengangkut yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Agar akses jalan yang terputus segera kembali normal sehingga masyarakat segera bisa beraktifitas kembali,” imbuhnya.

Ini juga : Libur Nataru, Kunjungan Wisata Ke Banten Capai 102.581

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat di tengah intensitas hujan yang tinggi seperti ini untuk dapat terus waspada dan berhati-hati ketika melakukan perjalanan.

“Kami juga mengimbau kepada warga untuk tetap waspada di kala cuaca yang tak menentu seperti ini,” tandasnya.(Deni/red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Berita Terbaru