Pesparawi Nasional XIV Jadi Sejarah Baru Papua Tengah, Wagub Deinas Geley Beri Dukungan Penuh

Avatar photo

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co NABIRE – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Tengah, panitia penyelenggara, pimpinan gereja, pelatih, official, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan keikutsertaan kontingen Papua Tengah dalam Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Deinas Geley saat memberikan sambutan pada Ibadah Oikumene Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang dirangkaikan dengan pengutusan Kontingen Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Minggu (14/6/2026).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setulusnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, dan dedikasi dalam mempersiapkan kegiatan ini,” ujar Deinas Geley.

Menurutnya, Ibadah Oikumene ASN dan non-ASN yang dilaksanakan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk mempererat persekutuan iman serta memperbarui komitmen sebagai umat percaya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa ASN dan non-ASN tidak hanya dipanggil untuk bekerja, tetapi juga melayani masyarakat dengan penuh ketulusan. Setiap pekerjaan yang dilakukan hendaknya menjadi bagian dari panggilan pelayanan kepada Tuhan dan sesama.

Wakil Gubernur juga mengingatkan pesan firman Tuhan bahwa segala sesuatu yang dikerjakan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk Tuhan dan bukan hanya untuk manusia. Menurutnya, nilai tersebut menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.

Selain itu, Deinas Geley mengutip Matius 6:33 yang mengajarkan agar umat percaya mencari terlebih dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, sehingga setiap pekerjaan yang dilakukan dapat menjadi bagian dari panggilan untuk membangun daerah.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi mengutus kontingen Pesparawi Nasional XIV yang akan mengikuti ajang tersebut di Provinsi Papua Barat pada tahun 2026.

Deinas Geley mengatakan, keikutsertaan Papua Tengah dalam Pesparawi Nasional menjadi momentum bersejarah karena merupakan kali pertama provinsi baru tersebut ambil bagian dalam kegiatan tingkat nasional itu.

“Ini adalah sejarah sekaligus kebanggaan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Pesparawi bukan sekadar perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi wadah persekutuan umat Kristen di Tanah Papua, sarana memuliakan nama Tuhan, serta kesempatan mempersembahkan talenta melalui pujian dan nyanyian.

“Kontingen Papua Tengah bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa kesaksian iman. Jadikan kesempatan ini sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan,” pesannya kepada seluruh peserta.

Ia juga meminta peserta, pelatih, dan official untuk menampilkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan tim, menjaga kesehatan, serta membawa nama baik Papua Tengah selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV.

Lebih lanjut, Deinas Geley menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah memandang pembinaan kegiatan keagamaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan kehidupan rohani masyarakat.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pulau Papua Ada di Dalam Alkitab” yang merujuk pada Yesaya 46:11, dengan subtema “Papua Tengah Bangkit Menjadi Terang bagi Semua Suku dan Bahasa di Indonesia dan Bangsa-Bangsa” berdasarkan Yesaya 60:1.

Melalui kegiatan Oikumene dan pengutusan Kontingen Pesparawi Nasional XIV ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap seluruh peserta dapat membawa semangat persatuan, damai sejahtera, serta menjadi terang bagi banyak orang melalui talenta yang Tuhan berikan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur
Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih
Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya
Polda Banten Hadirkan Layanan SIM Keliling di Bayah, Ini Jadwal dan Syaratnya
Peduli Kesehatan Warga, Polda Banten Hadirkan Layanan Gratis di Bayah
HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:14 WIB

Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya

Berita Terbaru