TANGERANG , TerasMedia.co — Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasar Kemis, Polresta Tangerang, tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jasad bayi perempuan di saluran irigasi Kampung Waru 2, RT 04/RW 04, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (27/6).
Penyelidikan difokuskan untuk mengungkap identitas korban serta melacak pihak yang diduga kuat sengaja membuang bayi malang tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari warga setempat.
“Kami bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan tim medis RSUD Balaraja langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas bayi serta menelusuri pihak-pihak yang diduga terkait dengan peristiwa ini,” ujar Ahmad Dasuki.
Mengapung di Dekat Area Persawahan
Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh seorang petani yang sedang beraktivitas di area persawahan sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, saksi mata terkejut melihat sesosok jasad bayi dalam posisi telungkup, mengambang di antara aliran air irigasi.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Jaro setempat, Asep, yang kemudian mengecek lokasi bersama Ketua RT 04, Anen. Setelah memastikan kondisi korban sudah tidak bernyawa, pihak lingkungan langsung meneruskan laporan ke Polsek Pasar Kemis. Petugas gabungan yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUD Balaraja.
Diperkirakan Telah Tewas Tiga Hari
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis awal, jasad bayi perempuan tersebut ditemukan masih memiliki tali pusar yang menempel pada tubuhnya. Kondisi jenazah dilaporkan sudah mengalami pembengkakan dan pembusukan alami akibat berada di dalam air dalam waktu yang cukup lama.
Berdasarkan pemeriksaan komprehensif tim medis RSUD Balaraja, berikut detail kondisi fisik korban:
- Panjang Tubuh: Kurang lebih 50 sentimeter.
- Kondisi Fisik: Telapak tangan diketahui belum mengeriput.
- Tanda Kekerasan: Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.
- Waktu Kematian: Tim medis memperkirakan bayi tersebut telah meninggal dunia dan berada di dalam air selama kurang lebih tiga hari sebelum ditemukan.
Polisi Kumpulkan Saksi dan Bukti
Hingga saat ini, penyidik Reskrim Polsek Pasar Kemis masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan serta menyisir barang bukti yang ada.
Untuk mempercepat pengungkapan kasus, kepolisian mengetuk kepedulian masyarakat yang sekiranya mengetahui informasi atau aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kasus ini agar segera melapor ke petugas terdekat guna membantu proses penyelidikan,” kata Ipda Ahmad Dasuki. (Ard/JM)












