Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Sindang Jaya

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gambar

i

Ilustrasi Gambar

Ikuti kami di Google News

TANGERANG , TerasMedia.co — Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasar Kemis, Polresta Tangerang, tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jasad bayi perempuan di saluran irigasi Kampung Waru 2, RT 04/RW 04, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (27/6).

Penyelidikan difokuskan untuk mengungkap identitas korban serta melacak pihak yang diduga kuat sengaja membuang bayi malang tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari warga setempat.

“Kami bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan tim medis RSUD Balaraja langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas bayi serta menelusuri pihak-pihak yang diduga terkait dengan peristiwa ini,” ujar Ahmad Dasuki.

Mengapung di Dekat Area Persawahan

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh seorang petani yang sedang beraktivitas di area persawahan sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, saksi mata terkejut melihat sesosok jasad bayi dalam posisi telungkup, mengambang di antara aliran air irigasi.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Jaro setempat, Asep, yang kemudian mengecek lokasi bersama Ketua RT 04, Anen. Setelah memastikan kondisi korban sudah tidak bernyawa, pihak lingkungan langsung meneruskan laporan ke Polsek Pasar Kemis. Petugas gabungan yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUD Balaraja.

Diperkirakan Telah Tewas Tiga Hari

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis awal, jasad bayi perempuan tersebut ditemukan masih memiliki tali pusar yang menempel pada tubuhnya. Kondisi jenazah dilaporkan sudah mengalami pembengkakan dan pembusukan alami akibat berada di dalam air dalam waktu yang cukup lama.

Berdasarkan pemeriksaan komprehensif tim medis RSUD Balaraja, berikut detail kondisi fisik korban:

  • Panjang Tubuh: Kurang lebih 50 sentimeter.
  • Kondisi Fisik: Telapak tangan diketahui belum mengeriput.
  • Tanda Kekerasan: Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.
  • Waktu Kematian: Tim medis memperkirakan bayi tersebut telah meninggal dunia dan berada di dalam air selama kurang lebih tiga hari sebelum ditemukan.

Polisi Kumpulkan Saksi dan Bukti

Hingga saat ini, penyidik Reskrim Polsek Pasar Kemis masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan serta menyisir barang bukti yang ada.

Untuk mempercepat pengungkapan kasus, kepolisian mengetuk kepedulian masyarakat yang sekiranya mengetahui informasi atau aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kasus ini agar segera melapor ke petugas terdekat guna membantu proses penyelidikan,” kata Ipda Ahmad Dasuki. (Ard/JM)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Rabu, 23 September 2026 - 18:45 WIB

Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran

Berita Terbaru