Budiman Sudjatmiko Ajak Peradah Bangun Ekosistem

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 12 Maret 2023 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Aktivis 98’ dan pendiri Bukit Algoritma Budiman Sudjatmiko menyebut saat iini ukuran sukses bukan dilihat pengetahuan dan bukan isi ilmu di dalam kepala, tapi pada cara berfikirnya.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Simposium Nasional “Pemuda Bersatu, Demokrasi Berdaulat Menuju Indonesia Raya” Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia di Balai Diklat BPSDM, Jakarta, Sabtu (11/3/2023).

“Diera ilmu pengetahuan, apa yang mebedakan orang dengan orang lainnya?. Ukuran sukses bukan pengetahuannya, bukan isi ilmu di dalam kepalanya, tapi cara berfikirnya,” kata Budiman.

Dia menjelaskan, bahwa cara berfikir merupakan hal yang penting karena merupakan membangun system pengetahuan.

“Yang kita butuhkan bukan hanya cerdas. Itulah kenapa masih penting organisasi Peradah masih penting organisasi KNPI? Karena meskipun bukan organisasi scientific, tapi dengan Peradah, dengan KNPI bisa membangun ekosistem yang menjadi jalur perambatan berfikir scientific,” jelas Budiman.

Dia menceritakan ketika berbicara dengan mahasiswa penerima beasiswa luar negeri yang kebingungan ketika pulang ke Indonesia untuk mendapat pekerjaan yang sesuai, sehingga memilih berkaris di luar dan mendatangkan devisa ke Indonesia.

“Kamu dipitarkan negara bukan untuk mengirim uang, tapi kamu diberi beasiswa oleh negara untuk mengirimkan otak mu. Dengan kamu berfikir secara scientific, kamu bisa menularkan cara berfikirmu ke sopir mu, ke tetanggamu, tukang parkir, ke pedagang-pedagan yang kau temui,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Budiman hal ini menjadi tantangan bagi pemuda terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Di generasi saya, untuk menguasai isi pengetahuan harus ke universitas. Di era digital, untuk menguasai isi pikiran itu mudah, dengan mengakses lewat gaget, gratis. Itulah tantangan kalian,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Peti Kemas Terkunci, Napas Industri Domestik Tercekik
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
Terharu! Bulog Datang ke Sawah, Petani Warunggunung Ucap Terima Kasih
Ketua Umum HIPPI Jakarta Selatan: Ekonomi Global 2026 Masuk Fase “Fragile Stability”, Pengusaha Harus Adaptif dan Strategis
Bulog Resmi Luncurkan Bantuan Pangan Jelang Lebaran untuk Lebak-Pandeglang
Gotong Royong Bulog dengan Pemda, Harga Bahan Pokok Lebak-Pandeglang Tetap Terjangkau di Ramadan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:40 WIB

Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:48 WIB

Peti Kemas Terkunci, Napas Industri Domestik Tercekik

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Jumat, 17 April 2026 - 15:19 WIB

Terharu! Bulog Datang ke Sawah, Petani Warunggunung Ucap Terima Kasih

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB