Terharu! Bulog Datang ke Sawah, Petani Warunggunung Ucap Terima Kasih

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah para petani di wilayah Warunggunung. Jerih payah mereka menanam padi kini terbayar lunas dan penuh kebahagiaan, berkat hadirnya Perum Bulog Cabang Lebak dan Pandeglang yang benar-benar hadir di tengah-tengah mereka.

Di tengah hamparan sawah yang menguning, kehadiran petugas Bulog bagaikan oase yang membawa ketenangan. Strategi “jemput bola” yang diterapkan membuat beban petani menjadi ringan, dan hasil panen mereka dihargai dengan sangat layak.

Cerita Haru Suri dan Rahmat

Suri, salah satu petani yang merasakan manfaat langsung ini, tak kuasa menahan haru. Matanya berbinar menceritakan perubahan besar yang ia rasakan.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak ya Pak Bulog. Dulu rasanya berat sekali, panen melimpah tapi bingung mau dijual ke mana, takut harga jatuh dan rugi. Tapi sekarang beda sekali, Bapak-bapak dari Bulog datang langsung ke depan rumah, jemput bola, tidak perlu kami yang repot mengangkut. Harganya pun adil dan pasti. Sungguh sangat membantu, beban kami jadi ringan sekali,” ucap Suri dengan suara bergetar penuh syukur.

Hal senada juga disampaikan oleh Rahmat, petani yang sudah puluhan tahun mengandalkan sawah sebagai sumber kehidupan.

“Sungguh terharu dan bersyukur. Tidak perlu capek-capek angkut jauh-jauh ke kota. Bulog datang menjemput, prosesnya mudah, harganya pun memuaskan. Terima kasih Bulog sudah sangat peduli, sudah menganggap kami seperti keluarga sendiri. Semoga kebaikan ini dibalas Tuhan dengan kebaikan yang berlipat ganda,” tutur Rahmat tulus ikhlas.

Pinca Bulog: Kami Hadir Bukan Sekadar Tugas, Tapi Peduli

Mendengar langsung aspirasi dan kebahagiaan para petani, Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Lebak dan Pandeglang, M. Syaukani, menegaskan bahwa pihaknya hadir bukan sekadar menjalankan tugas dinas, melainkan untuk menjadi pelindung dan penopang bagi para petani.

“Kami datang langsung ke sawah, menjemput hasil keringat mereka. Harga yang kami berikan sudah ditetapkan pemerintah, nilainya pasti dan layak, sehingga mampu menutupi biaya produksi dan memberikan kebahagiaan bagi keluarga petani,” ujar Syaukani dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, kehadiran Bulog adalah jaminan kepastian. Petani tidak perlu lagi bingung mencari pembeli atau khawatir harga anjlok. Bulog hadir menjadi penyangga yang kokoh, memastikan setiap tetes keringat petani tidak sia-sia dan dihargai setinggi-tingginya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bank Banten Dukung Program OJK Gencarkan Literasi Keuangan
Masuk Zona LSD, Kompleks Industri Milik Pengusaha JS di Jawilan Berpotensi Hambat Program Ketahanan Pangan
Kakanwil Pemasyarakatan Tekankan Pembenahan dan Penguatan Pengawasan di Lapas Kelas IIB Sorong
Publik Menunggu Kepastian, Inspektorat Pandeglang Didesak Tuntaskan Dugaan Pelanggaran Etik ASN
Generasi Muda Diajak Menjadi Penggerak Perubahan Lewat Dialog Publik di Bantul
Program BANGKIT Resmi Diluncurkan, Seribu Anak Papua Tengah Bakal Terima Bantuan Rp350 Ribu per Bulan
HUT Ke-4 Papua Tengah Meriah, Meki Nawipa Siapkan Hadiah Yospan Rp130 Juta dan Program Gizi Anak
LMND Soroti Dugaan Kejanggalan KIB Tanah DLH Manado, Warga Loreng Tempuh Jalur Politik dan Hukum
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:24 WIB

Bank Banten Dukung Program OJK Gencarkan Literasi Keuangan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:38 WIB

Masuk Zona LSD, Kompleks Industri Milik Pengusaha JS di Jawilan Berpotensi Hambat Program Ketahanan Pangan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:25 WIB

Kakanwil Pemasyarakatan Tekankan Pembenahan dan Penguatan Pengawasan di Lapas Kelas IIB Sorong

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:03 WIB

Publik Menunggu Kepastian, Inspektorat Pandeglang Didesak Tuntaskan Dugaan Pelanggaran Etik ASN

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:14 WIB

Generasi Muda Diajak Menjadi Penggerak Perubahan Lewat Dialog Publik di Bantul

Berita Terbaru