Beredar Penipuan Mengatasnamakan Bank BSI di Grup WhatsApp

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Jakarta|  4 Oktober 2025 Pesan berisi penipuan yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia (BSI) beredar di sejumlah grup WhatsApp. Dalam pesan itu, pelaku mengirimkan pengumuman palsu dengan kop surat BSI dan nomor surat fiktif, berisi informasi perubahan tarif transaksi perbankan.

Isi pesan menyesatkan tersebut menyebut tarif transaksi antarbank Rp6.500 dan BI FAST Rp2.500 per transaksi akan diubah menjadi Rp150 ribu per bulan dengan klaim “unlimited transaksi”.

Pelaku kemudian meminta penerima pesan untuk memilih setuju atau tidak setuju, lalu mengarahkan korban mengisi data pribadi dan nomor rekening lewat tautan yang disediakan.

Beredar Penipuan Mengatasnamakan Bank BSI di Grup WhatsApp I Teras Media

Seorang warga berinisial S mengaku hampir menjadi korban. Ia diminta pelaku menyerahkan dokumen pribadi serta nomor rekening, namun menyadari kejanggalan isi pesan sebelum terlanjur mengisi tautan tersebut.

Untung saya tidak sempat mengisi data, kalau tidak bisa habis rekening saya,” ujarnya.

Pihak Bank BSI belum mengeluarkan keterangan resmi atas beredarnya pesan tersebut. Namun, modus serupa sebelumnya sering terjadi dengan tujuan mencuri data nasabah untuk tindak kejahatan finansial.

Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan, tidak memberikan data pribadi maupun nomor rekening kepada pihak yang tidak jelas, serta memastikan informasi resmi hanya melalui kanal resmi BSI.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

CBA Tantang KPK: Jangan Cuma Garang di Konferensi Pers, Buktikan Mafia Bea Cukai di Sidang
Kejari Lebak di Demo : GAMPAR Desak Kejari Periksa Eks Pengurus UPK Program PNPM Tahun 2014 Se Kabupaten Lebak
LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba
Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi
BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung
Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka
Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan
CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:29 WIB

CBA Tantang KPK: Jangan Cuma Garang di Konferensi Pers, Buktikan Mafia Bea Cukai di Sidang

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

Kejari Lebak di Demo : GAMPAR Desak Kejari Periksa Eks Pengurus UPK Program PNPM Tahun 2014 Se Kabupaten Lebak

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:32 WIB

LAN Kota Tangerang Peringati HANI 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:02 WIB

BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung

Berita Terbaru