Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, Sabtu (4/4/2026)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, Sabtu (4/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menerima aduan langsung dari seorang warga yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026). Korban mendatangi lembaga legislatif tersebut karena menilai proses hukum kasusnya yang telah berjalan selama satu tahun terkesan mandek di tangan aparat penegak hukum (APH).

Mangihut menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisian dan kejaksaan. Tujuannya untuk memastikan keadilan bagi korban dan mencari tahu penyebab tertundanya penyelesaian perkara.

“Saya menerima pengaduan masyarakat. Ibu ini datang mengadukan bahwa dirinya korban pelecehan seksual. Saya sangat prihatin karena kasus ini sudah setahun tidak berjalan, masih mandek,” ujar Mangihut kepada wartawan.

Sebagai anggota dewan yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan, Mangihut menegaskan akan menelusuri kendala yang terjadi. Berdasarkan informasi awal yang ia peroleh, berkas perkara dinilai belum lengkap dari pihak penyidik.

“Tadi saya sudah mencoba menghubungi Kejaksaan Tinggi. Informasinya, berkas masih belum lengkap dari penyidik dan masih dalam proses. Saya akan cek kembali ke Polda Metro Jaya dan kejaksaan tinggi agar ada solusi,” jelasnya.

Sementara itu, korban mengungkapkan rasa lelahnya menunggu kepastian hukum. Kasus tersebut telah dilaporkan sejak 8 April 2025 dengan terduga pelaku berinisial F.

“Terakhir kami menjalani panggilan konfrontir di Polda Metro Jaya. Prosesnya sudah terlalu lama, hampir satu tahun. Ini berat bagi saya untuk menjalani hidup ke depan. Saya hanya ingin meminta bantuan agar kasusnya segera ditindaklanjuti,” tutur korban.

Penulis : Jum

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Kumpulan Catatan Pembuktian Persidangan Perdata Perkara CMNP Lawan Hary Tanoe dan MNC, Begini Faktanya
Memaknai Lawatan Presiden ke Rusia, dan Menhan ke US. PROJO : Itu Tanda-tanda Indonesia Akan Besar
Pekerja Koma Tak Punya BPJS, Kepala BGN Janji Investigasi SPPG di Langkat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Rabu, 15 April 2026 - 22:30 WIB

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 April 2026 - 20:38 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terbaru

Keterangan foto : Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Senin (13/4/2026)

Headline

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:30 WIB