Sudutkan Kapolri Soal 303, Desmon Dimita Tak Buat Gaduh

Teras Media

- Penulis

Kamis, 22 September 2022 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan menilai pernyataan Anggota DPR RI, Desmon J Mahesa yang mengatakan ketidakmampuan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengusut Konsorsium 303 tidak berbasis data yang valid.

Menurutnya, pernyataan tersebut bisa menebar fitnah serta dapat memunculkan kegaduhan yang tiada henti di tengah konsentrasi Polri dalam menangani kasus kematian Brigadir Yosua.

“Sebagai anggota DPR, Bang Desmon seharusnya ikut meredam situasi yang dihadapi publik sekarang. Apalagi Polri sedang fokus menangani kasus kematian Brigadir J,” ujarnya lewat keterangan tertulis, Kamis (22/09/22).

Baca juga : Skema Prabowo Batal Nyapres, Bara API Tawarkan Andika ke Gerindra

Adi mengatakan isu Konsorsium 303 masih dalam dugaan yang sampai sekarang belum terbukti kebenarannya. Menurutnya, temuan PPATK terkait aliran dana perjudian yang mengalir ke sejumlah oknum Polisi juga tidak bisa dijadikan acuan untuk menyudutkan Kapolri.

“Karena jika temuan PPATK benar, aliran dana tersebut mesti diperjelas dengan secara tegas. Tetapi lebih daripada itu bagi saya sebaiknya para anggota dewan itu ikut mendorong polri agar fokus dulu menuntaskan kasus brigadir J. Jangan sampai memunculkan kegaduhan baru. Kan kasian masyarakat kita,” kata Adi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa, meyakini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak mampu mengusut Konsorsium 303, anggota Polri pimpinan Irjen Ferdy Sambo yang membekingi judi online. Pasalnya, sejauh ini tidak ada tindakan Polri memeriksa nama-nama anggota yang tercantum dalam grafik Konsorsium 303 termasuk menindak bandar besarnya.

Desmond menilai, publik bisa menyimpulkan kinerja Polri dalam mengungkap skandal memalukan, aparat hukum membekingi mafia judi. “Kenyataannya begitu kan (polri tidak mengusut tuntas),” kata Desmond, di Kompleks Parlemen, Jakarta, (20/9/2022).

Politisi Gerindra menyatakan, Komisi III DPR masih memantau proses pengungkapan Konsorsium 303 dari Kapolri. Termasuk sengkarut penyidikan perkara pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), yang turut menjerat Ferdy Sambo.

Dia meminta pula agar Kapolri Sigit memberikan progres signifikan terkait pengungkapan kasus Konsorsium 303 ini. Apalagi, PPATK secara terbuka sudah membeberkan adanya transaksi hingga triliunan dari judi online yang ditengarai turut dinikmati anggota Polri.

“Inilah prosesnya yang kita tunggu ya. Kalau pernyataan begitu, ya kenyataannya begitu. Nanti kita pertanyakan. Nanti pada waktu yang akan datang akan kita pertanyakan,” ujarnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:43 WIB

Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap

Berita Terbaru