Agar Diakui Dunia, Kapolda Dukung Golok Banten Masuk UNESCO

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 13 November 2022 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho mendukung agar golok Banten jadi warisan bangsa Indonesia yang terdaftar di UNESCO. Untuk melestarikan dan mengenalkan golok Tanah Jawara itu, Polda Banten mengadakan seminar internasional dengan tema ‘Golok Banten di Mata Dunia’.

“Setelah seminar ini, kami akan laksanakan program lanjutan kerja sama internasional di berbagai negara sampai pada akhirnya golok Banten dapat diakui internasional sebagai salah satu warisan bangsa Indonesia dan terdaftar di UNESCO,” kata Rudi di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Sabtu (12/11/2022).

Baca juga : Kapolda Banten Ikuti Rapat Arahan Kapolri 2022

Ia mengatakan, rencananya, seminar dengan pembahasan mengenai golok Banten akan dilakukan di Belanda, Perancis, dan Jerman. Hal Ini, katanya, jadi tanggungjawab bersama karena golok merupakan warisan bangsa.

Di masa perjuangan kemerdekaan, salah satu peninggalan para pejuang yang diwarisi sampai saat ini adalah golok. Benda ini bahkan ada yang menjadi pusaka golok Banten.

“Golok Banten merupakan senjata yang mempunyai nilai historis tinggi sejak masa kesultanan, kemerdekaan hingga saat ini,” jelasnya.

Bahkan, Kapolda menyebut bahwa golok Banten bisa bertahan hingga ratusan bahkan mungkin ribuan tahun. Ini didukung oleh bukti laboratorium bahwa tingkat kekerasan dari golok Banten memiliki kekuatan yang lama.

“Sampai saat ini masih kita lihat seninya baik bentuk, pamor, model atau jenis dan hal lain terkait dengan yang kasat mata atau tidak kasat mata,” ujarnya.

Secara pribadi, Kapolda sendiri menyukai golok karena nilai estetikanya. Teknik tempaan, lipatan logam pada golok Banten memiliki keindahan dengan ciri khas ‘pamor’ yang indah.

Golok juga katanya memiliki misteri dalam aspek esoteris yang sifatnya pengalaman individual. Apalagi, golok Banten dibuat tidak asal-asalan, tetapi dibarengi dengan ritual, tirakat, laku prihatin oleh para pembuatnya.

“Pusaka golok Banten tersebut, khususnya Polda Banten merasa terpanggil untuk ikut melestarikan golok Banten,” ujarnya.

Di tempat sama, Pj Gubernur Banten Al Muktabar setuju dengan pelestarian golok Banten sebagai warisan budaya. Apalagi, golok Banten sudah dikenal dan jadi entitas yang melekat dengan warga Banten.

“Dan itu perlu terus-menerus kita lestarikan dan di Banten ada pegiat pelestari golok ini,” tambahnya. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru