Sepanjang Tahun 2024, BNN Ungkap 618 Kasus Narkoba dengan 900 Orang Berhasil Ditangkap

Teras Media

- Penulis

Senin, 23 Desember 2024 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : BNN Ungkap 618 Kasus Narkoba dengan 900 Orang Berhasil Ditangkap, (Senin, 23/12/2024)

i

Keterangan foto : BNN Ungkap 618 Kasus Narkoba dengan 900 Orang Berhasil Ditangkap, (Senin, 23/12/2024)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap sepanjang tahun 2024 telah mengungkap 618 kasus tindak pidana narkotika, dan dua kasus clandestine laboratory narkotika. Dari total pengungkapan kasus ini setidaknya lebih dari 900 orang berhasil ditangkap.

“Jumlah kasus yang diungkap (sepanjang 2024) yaitu 618 kasus tindak pidana narkotika dan dua kasus clandestine laboratory narkotika dengan jumlah tersangka yang diamankan 974 orang dari kasus tindak pidana narkotika dan 11 (tersangka) dari clandestine laboratory,” kata Kepala BNN Komjen Pol Martinus Hukom, Senin (23/12/2024).Martinus juga mengungkap, BNN berhasil menyita barang bukti dari ratusan hasil pengungkapan kasus itu. Barang bukti terbanyak yang didapatkan ialah ganja sebanyak 2.178.034,61 gram atau sekitar 2.178 kilogram.

“BNN berhasil menyita barang bukti narkotika yang terdiri dari, sabu 710.980,59 gram, Ganja 2.178.034,61 gram, ganja sintentits 1.077,69 gram, ekstasi 290.737,23 butir dan 138.404,29 gram, Heroin 2.760 gram, kokain 4.335,34 gram, PCC 971.000 butir dan 2.800 gram serta cairan prekursor narkotika 1.300 ml,” ungkap Martinus.Martinus juga mengungkap, bahwa BNN berhasil melakukan pemusnahan terhadap tanaman ganja di lahan seluas 135.000 meter persegi. Berat tanaman ganja yang diamankan mencapai 35,5 ton.

Tak sampai di situ, selain kasus narkotika BNN juga mengklaim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam kasus TPPU, Martinus menyebut pihaknya melakukan pelacakan terhadap aset para bandar narkotika.

“Pada tahun 2024 berhasil diungkap kasus TPPU sebanyak 13 kasus yang melibatkankan 15 tersangka dengan barang bukti aset yang disita senilai 111.535.843.866,” tutupnya.

Martinus juga mengungkap, bahwa BNN berhasil melakukan pemusnahan terhadap tanaman ganja di lahan seluas 135.000 meter persegi. Berat tanaman ganja yang diamankan mencapai 35,5 ton.

Tak sampai di situ, selain kasus narkotika BNN juga mengklaim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam kasus TPPU, Martinus menyebut pihaknya melakukan pelacakan terhadap aset para bandar narkotika.

“Pada tahun 2024 berhasil diungkap kasus TPPU sebanyak 13 kasus yang melibatkankan 15 tersangka dengan barang bukti aset yang disita senilai 111.535.843.866,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB