PDIP Beri Kode Perang Lawan Jokowi

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 22 Februari 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Politisi PDI-P Said Abdullah, Rabu (22/2/2025)

i

Keterangan foto : Politisi PDI-P Said Abdullah, Rabu (22/2/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Politisi PDI-P Said Abdullah mengisyaratkan agar Joko Widodo (Jokowi) tak lagi ikut campur urusan internal PDIP. Hal itu disampaikan Said merespons pernyataan Jokowi yang berharap agar kepala daerah dari PDIP mengikuti restret di Akmil Magelang meski ada instruksi larangan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ketua Front Pemuda Madura (FPM), Asip Irama merespons pernyataan Said. Ia menilai pernyataan tersebut tidak pantas dan terkesan menyerang Jokowi. Padahal, menurutnya, pernyataan pernyataan Presiden ke-7 RI itu normatif dan justru menunjukkan dirinya sebagai seorang negarawan.

Asip mengingatkan Said Abdullah bahwa Jokowi sebagai mantan kader PDIP turut berkontribusi membesarkan partai berlambang kepala banteng itu.

“Bagaimana pun Jokowi itu turut berkontribusi membesarkan PDIP dan pernyataan Jokowi kan sebenarnya negarawan,” kata Asip di Jakarta pada Sabtu (22/2/2025).

Terlebih, katanya, pembinaan kepala daerah yang berlangsung di Magelang itu merupakan agenda pemerintah. “Retret itu kan agendanya pemerintah dan PDIP selama ini selalu bilang bahwa Bu Mega tak ada masalah dengan Presiden Prabowo,” sambungnya.

Sebab itu, menurut Asep, respons Said Abdullah atas pernyataan Jokowi tidak pantas.

“Jadi respons Said Abdullah ke Jokowi itu menurut saya tidak pantas. Dia terkesan menyerang Jokowi,” ujarnya.

Asep mengatakan pernyataan Jokowi agar kepala daerah dari PDIP ikut retret hanyalah pendapat pribadi. “Tidak dalam rangka ikut campur apalagi mengatur-ngatur kebijakan internal partai,” ucapnya.

Lebih lanjut, Asip pun menilai Said Abdullah seperti mulai menabuh genderang perang terbuka melawan Jokowi.

“Ini ibarat tantangan perang terbuka ke Jokowi,” ujarnya.

Menurut Asip, sikap Said ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya yang dinilai tidak berani konfrontasi dengan Jokowi.

“Dulu waktu Jokowi masih presiden Said Abdullah tak berani perang terbuka dengan Jokowi, mungkin saat ini Said Abdullah berani karena merasa dia punya posisi utuk mengatur keuangan negara sebagai Ketua Banggar,” pungkas Asip.

Diketahui sebelumnya, Said Abdullah memberi sindiran menohok kepada Jokowi yang berkomentar agar kepala daerah dari PDIP tetap mengikuti retret meski ada instruksi larangan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Said mengisyaratkan agar Jokowi tak perlu ikut campur urusan internal PDIP. Sebab, menurutnya, instruksi larangan ikut retret merupakan urusan internal partai dan Jokowi bukan lagi bagian dari partai kepala banteng.

“Ini soal partai lah ya, urusan internal, bukan urusan orang luar,” kata Said di kediaman Megawati, Jl. Teuku Umar No. 27A, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sidang Sengketa Lahan Haji Makawi vs PT Summarecon Agung Tbk Ditunda, Ahli Waris Tunggu Pembuktian Balasan
Kejagung Didesak Periksa Direksi PT MBA Terkait Tender Rp121 Miliar Kemenag
Arifki Chaniago: Karir Jokowi Dibentuk Banyak Faktor, Bukan Satu Orang
Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus
Soroti Kejanggalan Fiskal, Jerry: Gubernur Tak Tahu Jaga Uang Rakyat
Pertalite dan Solar Tidak Naik, Bukti Pemerintah Berpihak Rakyat Kecil
Sri Rahayu Korban Kecelakaan, Achmad Ismail: Ini Pelanggaran Hukum yang Nyata
Anak-Istri Bintoro Jadi ‘Tahanan Rumah’ Kurator sejak 2025, Bintoro Ungkap Dugaan Pemalsuan Dokumen Pailit
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:39 WIB

Sidang Sengketa Lahan Haji Makawi vs PT Summarecon Agung Tbk Ditunda, Ahli Waris Tunggu Pembuktian Balasan

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Kejagung Didesak Periksa Direksi PT MBA Terkait Tender Rp121 Miliar Kemenag

Senin, 20 April 2026 - 14:53 WIB

Arifki Chaniago: Karir Jokowi Dibentuk Banyak Faktor, Bukan Satu Orang

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus

Senin, 20 April 2026 - 11:56 WIB

Pertalite dan Solar Tidak Naik, Bukti Pemerintah Berpihak Rakyat Kecil

Berita Terbaru