Revitriyoso Husodo: Manuver Kepala Babi Gatot Gagal Total, Rakyat Semakin Percaya Pemerintah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 25 Maret 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Revitriyoso Husodo Aktivis 80an  Manuver Kepala Babi Gatot Gagal Total, Rakyat Semakin Percaya Pemerintah.

i

Keterangan Foto : Revitriyoso Husodo Aktivis 80an Manuver Kepala Babi Gatot Gagal Total, Rakyat Semakin Percaya Pemerintah.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Medan pertempuran politik praktis nasional saat ini dinodai manuver tidak simpatik oleh pihak-pihak yang dirugikan jika kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran semakin meningkat.

Revitriyoso Husodo, aktivis 80an dan 90an yang juga seorang seniman menyatakan bahwa dengan mengirimkan seonggok kepala babi disusul bangkai tikus kepada awak media Tempo ternyata tidak termakan mentah-mentah oleh masyarakat yang semakin cerdas dalam membaca gerak politik di tanah air, Jakarta 25 maret 2025.

“Buktinya, masyarakat tidak menaruh kecurigaan bahwa pihak Pemerintah yang melakukan hal tersebut. Sebaliknya, masyarakat semakin geram dengan cara-cara menjijikkan kepada siapapun yang melakukannya apalagi di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini”, ujar Revi.

Menurutnya, dengan kejadian ini pihak yang dirugikan adalah Pemerintah yang selalu menjaga kondusifitas situasi sosial ekonomi politik dikarenakan sedang menumpahkan energi untuk memerangi korupsi dan mafia industri ekstraktif nasional di tengah krisis geoekonomi dunia.

“Kemungkinan terbesar pihak-pihak yang mencoba mendapat keuntungan dari kegaduhan ini adalah jaringan oknum pelaku yang sedang dirugikan dan terancam terbongkar praktek mega korupsi dan jaringan perampokannya, namun upaya mereka gatot alias gagal total.” Pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA
Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi
Gus Rozin Ajak Muktamirin Memilih Berdasarkan Hati Nurani
Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah
Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar
Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART
Camelia Petir Guncang Muktamar NU ke-35, Jutaan Santri Bersholawat Bersama Seribu Rebana
Aspirasi Masyarakat Makimi: Minta DPR dan DPD RI Awasi Penertiban Kawasan Hutan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART

Berita Terbaru