Stok Pangan Melimpah, Ketua Umum Gerak 08 Apresiasi Presiden Prabowo

Teras Media

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Jakarta – 30 april 2025 – Stok Pangan Melimpah, Ketua Umum Gerak 08 Apresiasi Presiden Prabowo

Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK) 08, Revitriyoso Husodo mengapresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih di Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,Terkait Produksi Pangan Nasional Melimpah di Tahun 2025.

Revi menilai, Produksi Pangan tahun ini cukup memuaskan karena ketersediaan gabah terus melimpah dan pasokan beras melimpah dimana-mana.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK) 08 Jakarta Revitriyoso Husodo, Kepada Awak Media, Selasa (29/04/2025).

Menurut Revi, kondisi tersebut perlu mendapat dukungan bersama, terutama yang berkaitan dengan masalah harga di tingkat petani.

“Yang perlu kita dukung adalah harga wajar bagi petani. Mereka harus menikmati hasil jerih payahnya selama berproduksi. Karena itu harga gabah di tingkat petani juga harus sesuai,” tutur Pria berambut pirang tersebut

Revi membeberkan, Kerja keras Presiden Prabowo Subianto dan kabinetnya dalam menjaga ketahanan pangan adalah bukti bahwa produktivitas padi saat ini dalam posisi tinggi. ia melihat capaian tersebut tak lepas dari pengadaan alat mesin pertanian (alsintan).

“Dengan teknologi mekanisasi, Produksi pangan menjadi lebih cepat dan meningkat.” katanya

Dengan kondisi sekarang Revi berkeyakinan stok dan ketersediaan baras nasional dalam posisi aman, sehingga ke depan pemerintah tak perlu lagi merumuskan impor. Yang penting, kata Revi, beras selalu tersedia dan petani semakin sejahtera.

“Yang penting petani kita semakin sejahtera,” tutupnya

Untuk di ketahui, Produksi beras pada periode ini mengalami kenaikan sebesar 25,99% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, di mana sebelumnya hanya mencapai 11,07 juta ton. Kenaikan itu juga diiringi dengan peningkatan luas panen dari 3,57 juta hektare menjadi 4,56 juta hektare.(Dyt)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia
Firman Soebagyo Sebut APBN Tak Cukup Dongkrak Ekonomi, Swasta Harus Diberi Ruang Tumbuh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:43 WIB

Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:11 WIB

Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk

Berita Terbaru

Keterangan foto : Gedung KPK, Jumat (14/4/2023)

Hukum dan Kriminal

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB