Terasmedia.co Pandeglang — Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak) 08 Banten memberikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas kinerjanya dalam melakukan pengawasan penggunaan anggaran di Kabupaten Pandeglang, Banten. Hal ini disampaikan langsung oleh Mohamad Rohim selaku perwakilan Gerak 08 Banten.
“Kami mengapresiasi kerja BPK RI yang telah bekerja di Kabupaten Pandeglang dalam melakukan pengawasan. Kami melihat fungsi BPK sudah membaik. Kami ingin pengawasan ini menjadi prioritas agar pembangunan di Pandeglang lebih baik dan tepat sasaran,” ujar Mohamad Rohim dalam keterangannya.
Selain itu, Gerak 08 Banten juga mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang.
“Bertahun-tahun Pandeglang disebut sebagai daerah miskin. Salah satu penyebabnya adalah praktik-praktik korupsi. Oleh karena itu, kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum secara benar dan adil, agar masyarakat dapat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” tegasnya.
Rohim juga mendorong agar masyarakat Pandeglang, khususnya di Provinsi Banten, berani melaporkan setiap dugaan korupsi atau penyimpangan yang ditemukan. Menurutnya, masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat aktif dalam pengawasan pembangunan.
“Masyarakat juga harus berani melapor jika menemukan adanya penyimpangan. Ini bagian dari pendidikan kepada para oknum atau koruptor, supaya suara pembangunan bisa hidup dan membawa perbaikan di daerah masing-masing,” jelasnya.
Gerak 08 Banten juga meminta agar pengawasan dari BPK, kejaksaan, dan kepolisian lebih ditingkatkan, terutama terhadap daerah-daerah yang masih menghadapi persoalan serius seperti Pandeglang.
“Infrastruktur, pelayanan publik, korupsi, sengketa lahan, kemiskinan, dan banyak persoalan lainnya masih perlu perhatian serius. Intinya ada di pengawasan. Anggaran sebesar apa pun yang turun ke daerah, kalau pengawasannya lemah, pasti akan bercecer ke mana-mana,” pungkas Rohim.

