Gerak 08 Banten Apresiasi Kinerja BPK RI, Dorong Pengawasan Pembangunan di Pandeglang

Teras Media

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Pandeglang — Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak) 08 Banten memberikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas kinerjanya dalam melakukan pengawasan penggunaan anggaran di Kabupaten Pandeglang, Banten. Hal ini disampaikan langsung oleh Mohamad Rohim selaku perwakilan Gerak 08 Banten.

“Kami mengapresiasi kerja BPK RI yang telah bekerja di Kabupaten Pandeglang dalam melakukan pengawasan. Kami melihat fungsi BPK sudah membaik. Kami ingin pengawasan ini menjadi prioritas agar pembangunan di Pandeglang lebih baik dan tepat sasaran,” ujar Mohamad Rohim dalam keterangannya.

Selain itu, Gerak 08 Banten juga mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Bertahun-tahun Pandeglang disebut sebagai daerah miskin. Salah satu penyebabnya adalah praktik-praktik korupsi. Oleh karena itu, kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum secara benar dan adil, agar masyarakat dapat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” tegasnya.

Rohim juga mendorong agar masyarakat Pandeglang, khususnya di Provinsi Banten, berani melaporkan setiap dugaan korupsi atau penyimpangan yang ditemukan. Menurutnya, masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat aktif dalam pengawasan pembangunan.

“Masyarakat juga harus berani melapor jika menemukan adanya penyimpangan. Ini bagian dari pendidikan kepada para oknum atau koruptor, supaya suara pembangunan bisa hidup dan membawa perbaikan di daerah masing-masing,” jelasnya.

Gerak 08 Banten juga meminta agar pengawasan dari BPK, kejaksaan, dan kepolisian lebih ditingkatkan, terutama terhadap daerah-daerah yang masih menghadapi persoalan serius seperti Pandeglang.

“Infrastruktur, pelayanan publik, korupsi, sengketa lahan, kemiskinan, dan banyak persoalan lainnya masih perlu perhatian serius. Intinya ada di pengawasan. Anggaran sebesar apa pun yang turun ke daerah, kalau pengawasannya lemah, pasti akan bercecer ke mana-mana,” pungkas Rohim.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB