Ketua Umum Gerak 08 Dukung Langkah Sufmi Dasco Ahmad Selamatkan WNI yang Ditahan di Myanmar

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo, menyatakan dukungannya terhadap langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam upaya menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini ditahan di Myanmar. Revi menegaskan bahwa negara harus hadir dan melindungi setiap warga negaranya di mana pun mereka berada.

“Warga negara kita harus dilindungi karena mereka membawa nama baik Indonesia dan mencerminkan martabat bangsa. Ini adalah bukti nyata hadirnya negara di tengah-tengah rakyat,” ujar Revi, Sabtu (5/7).

Ia juga menambahkan bahwa banyak keluarga para WNI yang ditahan berharap negara dapat memberikan perlindungan maksimal, termasuk mempertimbangkan berbagai opsi strategis demi keselamatan mereka.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan langkah Operasi Militer Selain Perang (OMSP) apabila upaya diplomasi dengan pemerintah Myanmar tidak membuahkan hasil.

“Operasi militer di luar perang itu dijamin dalam Undang-Undang TNI yang baru,” ujar Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (3/7).

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya Pasal 7 Ayat 2 huruf b angka 16, yang menyatakan bahwa TNI dapat dilibatkan untuk melindungi dan menyelamatkan warga negara serta kepentingan nasional di luar negeri.

Meski demikian, Dasco menekankan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi prioritas utama dalam menangani situasi ini.

“Apabila diplomasi gagal, kami akan mendorong pemerintah untuk mengeluarkan opsi operasi militer selain perang,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran
Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya
Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai
KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan
 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi
Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri
Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran
 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:47 WIB

KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:39 WIB

 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi

Berita Terbaru