Kiai Maman: Pesantren Harus Ambil Bagian dalam Industri Halal Global

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co SUBANG — Ribuan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memadati area Pesantren Mumtaz Mizani, Subang, dalam acara pelantikan pengurus baru yang dihadiri langsung oleh Pimpinan Pesantren, Dr. KH. Maman Imanulhaq. Dalam sambutannya, Kiai Maman menekankan pentingnya pesantren sebagai motor penggerak ekonomi umat, khususnya dalam pengembangan industri halal nasional.

“Pesantren tidak hanya menjadi benteng akidah dan moral, tapi juga harus menjadi pelopor dalam kebangkitan ekonomi syariah. Indonesia punya potensi besar dalam industri halal, dan pesantren harus mengambil peran strategis di dalamnya,” ujar Kiai Maman, yang juga anggota DPR RI Komisi VIII, Sabtu (5/7).

Acara tersebut turut dihadiri oleh tokoh-tokoh ulama Subang di antaranya Ketua PCNU Subang KH Satibi, Ketua Banom NU Subang KH Eka Munawar Putra, dan Ketua Dewan Syuro DPC PKB Subang KH Sulaeman yang nampak duduk didampingi Ketua Panitia Acara Iwan Setia. Hadir juga Kemenag Subang yang diwakili Kasubag Rd. Finy Sulistyawati, Ketua Muslimat Subang Hj. Iis Mamah Salamah, serta Ketua Fatayat Majalengka yang juga Dewan Pendidikan Majalengka Hj. Upik Rofiqoh.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kiprah Pesantren Mumtaz Mizani dalam membangun SDM unggul dan kemandirian ekonomi umat khususnya di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Imam Mutawakkil dari Satgas Halal Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat memberikan penjelasan langsung kepada jamaah terkait urgensi dan prosedur sertifikasi produk halal.

“Produk halal bukan hanya kewajiban syar’i, tapi juga menjadi daya saing utama dalam industri global. Sertifikasi halal kini lebih mudah diakses, dan kami siap mendampingi pelaku UMKM termasuk komunitas pesantren,” jelas Imam Mutawakkil.

Dukungan terhadap ekosistem halal juga datang dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI yang mengirimkan tim khusus untuk menyosialisasikan langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan pesantren dalam mendorong sertifikasi halal bagi produk lokal.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pesantren Mumtaz Mizani untuk memperluas kontribusi sosial-keagamaan sekaligus memperkuat peran strategis dalam pembangunan ekonomi berbasis halal yang inklusif dan berkelanjutan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri
Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing
PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret
Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 
Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas
Aktivis Anti Korupsi : Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU
Soroti Pelibatan Aparat Non-Penegak Hukum, Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Korupsi ​
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WIB

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:30 WIB

Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:58 WIB

Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:34 WIB

Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:38 WIB

Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas

Berita Terbaru