Perjuangan Hak Tanah Warga Jayasari Masuk Babak Baru : King Naga, PPK dan Tika Kartikasari Kawal Audensi ke DPR RI Komisi XII

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

 

TERASMEDIA.CO JAKARTA – Perjuangan warga jayasari Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Banten, untuk memperjuangkan keadilan atas Tanah leluhurnya, kini memasuki babak baru setelah hampir empat tahun lamanya warga berjuang menuntut keadilan atas dugaan perampasan lahan oleh oknum perusahaan tambang, persoalan tersebut kembali di perjuangkan dengan melakukan audensi ke Komisi XII DPR RI, Kamis (06/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, warga Jayasari didampingi langsung oleh King Naga Ketua LSM GMBI Distrik Lebak tokoh muda Banten yang dikenal lantang memperjuangkan keadilan sosial, serta Harda Billy Ketua Perkumpulan Pemuda Keadilan (PPK). Turut hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi PDIP, Tika Kartikasari, yang sejak awal turut memberikan dukungan moral dan politik terhadap perjuangan warga.

Audensi ini menjadi puncak kekecewaan masyarakat setelah selama empat tahun berjuang di tingkat daerah tanpa hasil. Warga mengaku sudah menempuh jalur hukum hingga persidangan di Kabupaten Lebak, namun ironisnya, justru warga yang menolak aktivitas tambang malah dipenjara.

“Sudah empat tahun kami berjuang, bahkan sampai ke persidangan. Tapi yang terjadi, bukan perusahaan yang salah yang dihukum, malah masyarakat yang dipenjara. Ini bentuk nyata ketidakadilan di negeri sendiri,” ujar salah satu tokoh warga Jayasari di hadapan Komisi XII.

Sentara itu, King Naga menegaskan, perjuangan warga Jayasari bukan sekedar soal tambang pasir, tetapi tentang keberanian rakyat kecil mempertahankan tanah warisan leluhur mereka dari keserakahan oknum pemodal dan pihak berkuasa.

“Kami datang ke DPR RI membawa jeritan rakyat kecil yang selama ini diabaikan. Kami ingin negara hadir, Hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, dan jangan ada lagi rakyat yang dikriminalisasi karena membela haknya,” Beber King Naga di depan wartawan.

Dalam kesempatan yang sama, Tika Kartikasari, anggota DPRD Lebak dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), tampil membacakan surat terbuka untuk Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto. Surat itu berisi permohonan agar Presiden turun tangan langsung menindaklanjuti kasus dugaan perampasan lahan warga oleh perusahaan tambang di Jayasari.

“Bapak Presiden, kami mohon keadilan untuk rakyat kecil Jayasari. Jangan biarkan rakyat terus tertindas di tanahnya sendiri. Kami yakin Bapak Presiden Prabowo memiliki komitmen terhadap keadilan rakyat,” ujar Tika dengan suara tegas saat membacakan surat terbuka tersebut.

Menurut Tika, perjuangan warga Jayasari sudah cukup lama diabaikan. Karena itu, ia mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM, ATR/BPN, Kementrian Lingkungan Hidup dan aparat penegak hukum, agar segera turun ke lapangan untuk meninjau langsung permasalahan yang terjadi.

Hal senada juga disampaikan ,Ketua Perkumpulan Pemuda Keadilan ( PPK ) bahwa langkah ke DPR RI adalah upaya terakhir setelah berbagai jalur di tingkat kabupaten tidak membuahkan keadilan. Mereka meminta agar seluruh aktivitas tambang di Lebak diaudit ulang, khususnya yang diduga melanggar izin dan merugikan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Maryadi Oekon, dalam tanggapannya berjanji akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Jayasari dan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan pihak Kementerian Lingkungan Hidup, untuk menelusuri permasalahan tersebut secara komprehensif, serta akan memanggil pihak Perusahaan Pt. Mulya Kuarsa Anugerah.

Langkah audiensi tersebut, menjadi simbol bahwa perjuangan rakyat kecil belum padam. Meski menghadapi tekanan dan ancaman, warga Jayasari bersama King Naga, PPK, dan dukungan dari Tika Kartikasari terus memperjuangkan hak atas tanah dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Banten.

Penulis : Rai Kusbini

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi
Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat
 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB