Cerita Anak Penjual Pentol Lulus Jadi Prajurit TNI

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wisnu Surya Saputra anak ketiga dari dua bersaudara asal Desa Warunggunung, Rabu (10/12/2025)

i

Keterangan foto : Wisnu Surya Saputra anak ketiga dari dua bersaudara asal Desa Warunggunung, Rabu (10/12/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banten – Seorang anak penjual pentol kuah sukses menjadi anggota prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Dia adalah Wisnu Surya Saputra yang kini sedang mengikuti pendidikan di Pangalengan Kodam III Siliwangi.

Sang ayah setiap sore hari berjualan pentol kuah di pinggir jalan persis di depan Alfamart Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Lebak. Sementara itu, sang Ibu setiap pagi berjualan jamu keliling mengumpulkan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Wisnu Surya Saputra anak ketiga dari dua bersaudara asal Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Lebak, Banten. Keseharian dia, setiap pulang sekolah selalu membantu ayah nya berjualan pentol kuah di pinggir jalan.

Menurut Nardi (orang tua) dari Wisnu Surya Saputra menjadi anggota prajurit TNI AD tidak lah mudah. Sebab, kata Nardi, berdasarkan cerita-cerita yang beredar di tengah masyarakat kalau menjadi prajurit harus menyediakan uang dalam jumlah tertentu.

Tapi kata Nardi, dengan tekad dan niat yang kuat dari anaknya, Wisnu Surya Saputra bisa lulus tanpa biaya. Nardi mengaku terharu dan merasa bangga anaknya bisa lulus menjadi anggota prajurit TNI dengan murni.

“Anak saya modal nekat dan niat, saya bilang sama Wisnu kita tidak punya uang untuk biaya, paling hanya bisa mendoakan dan membantu uang untuk transport semampunya. Alhamdulilah anak saya mengerti kondisi ekonomi keluarga,” ucap Nardi dengan penuh haru.

Nardi, ayah dari Wisnu Surya Saputra yang berprofesi sebagai pedagang pentol kuah bercerita memang anaknya sejak kecil sudah menjadi atlit pencak silat. Bahkan, kata Nardi, Wisnu pernah menjadi Juara 1 nasional kelas E putra kejuaraan cabang olahraga DBON, Juara 2 propinsi
Juara 1 kabupaten.

Nardi bersyukur anaknya lulus masuk TNI-AD yang merupakan cita-cita kebanggaan keluarganya. Dalam himpitan ekonomi tersebut, kata Nardi, dia hampir dilanda putus asa. Dalam benak pikiran Nardi, dia sempat mengatakan apakah mungkin anaknya bisa lulus menjadi anggota TNI AD lantaran tidak memiliki uang untuk biaya.

Namun, mimpi anaknya menjadi anggota TNI kembali melecutnya. Tak mau menjadi beban pikiran sang ibu dan ayah. Kata Nardi, anaknya terus mengikuti proses seleksi dan sampai tingkat akhir di Bandung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0603 Lebak, Korem 064 Maulana Yusuf Serang, Grup 1 Kopassus Serang, Kodam III Siliwangi yang telah mensupport para calon Prajurit asli negeri menempuh seleksi dari Tes Administrasi sampai Pantukhir,” sebutnya.

“Cerita jadi prajurit perlu biaya besar itu bohong, ternyata tidak pakai biaya. Saya saksi hidup biaya seleksi tidak dipungut biaya hanya untuk transportasi dan makan saja,” tambah Nardi dengan mata berkaca-kaca.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi
Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat
 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB