Camel Petir: Broken Strings Ajarkan Perempuan Berani Bersuara

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Camelia Panduwinata (Dok.Istimewa)

i

Foto/Camelia Panduwinata (Dok.Istimewa)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Penyanyi dan publik figur Camel Petir menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus yang menimpa sahabatnya, Aurelia Moreman. Bagi Camel, peristiwa ini bukan sekadar berita, tetapi cermin nyata bahwa banyak perempuan masih menyimpan luka dalam diam.

Menurut Camel, buku Broken Strings yang menginspirasi Aurelia membawa pesan kuat tentang pentingnya keberanian untuk berbicara.

“Diam tidak selalu berarti kuat. Kadang diam justru membuat luka semakin dalam. Berani bersuara adalah langkah pertama untuk menyelamatkan diri,” ujar Camel, Jum’at (16/1).

Ia menegaskan bahwa kasus seperti ini tidak boleh lagi dianggap tabu. Banyak korban memilih bungkam karena takut dihakimi, takut tidak dipercaya, atau merasa sendirian. Padahal, dukungan lingkungan adalah kunci pemulihan.

“Pelajaran terbesar dari Broken Strings adalah: rasa sakit tidak perlu ditanggung sendirian. Kita berhak mencari keadilan, berhak didengar, dan berhak pulih,” tambahnya.

Camel berharap masyarakat mulai mengubah cara pandang terhadap korban. Bukan menghakimi, melainkan merangkul. Bukan menyalahkan, melainkan mendengarkan.

“Kasus ini membuka mata kita semua bahwa kekerasan emosional maupun fisik bisa terjadi di sekitar kita. Jangan lagi bertanya ‘kenapa baru bicara sekarang’, tapi tanyalah ‘apa yang bisa kita bantu hari ini’.” tegasnya

Melalui rilis ini, Camel Petir mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk tidak takut speak up, mencari pertolongan, dan saling menguatkan.

“Seperti senar yang putus dalam Broken Strings, hidup memang bisa retak. Tapi dengan keberanian dan dukungan, kita bisa merangkainya kembali menjadi melodi yang lebih kuat,” tutup Camel.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri
Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing
PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret
Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 
Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas
Aktivis Anti Korupsi : Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU
Soroti Pelibatan Aparat Non-Penegak Hukum, Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Korupsi ​
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WIB

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:30 WIB

Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:58 WIB

Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:34 WIB

Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:38 WIB

Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas

Berita Terbaru